Jokowi Ajak Pelajar Bijak Gunakan Media Sosial

Intan Yunelia    •    Kamis, 24 May 2018 23:34 WIB
media sosialhoax
Jokowi Ajak Pelajar Bijak Gunakan Media Sosial
Presiden Joko Widodo/ANT/Puspa Perwitasari

Majalengka: Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meminta pelajar bijak menggunakan media sosial. Hal itu disampaikan Jokowi saat menyambangi ribuan pelajar di Majalengka, Jawa Barat. 

"Gunakan gawai, media sosial itu untuk hal-hal yang positif, yang baik, jangan untuk menjelek-jelekkan orang lain," kata Jokowi di Majalengka, Jawa Barat, Kamis 24 Mei 2018.

Jokowi mengatakan, penggunaan media sosial dapat menimbulkan efek negatif jika tidak bisa mengelolanya dengan benar. Jokowi melihat dewasa ini media sosial kerap digunakan sebagai alat menyebarkan ujaran kebencian, saling mencaci, dan menyebar berita bohong alias hoaks.

"Ini bukan nilai-nilai Indonesia yang kita miliki, bertentangan juga dengan nilai-nilai agama maupun etika," ujarnya.

Jokowi mengimbau generasi muda dapat mengunakan internet dan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat. Pesan khusus disampaikan Jokowi pada para ketua OSIS yang hadir agar bisa menjadi tauladan bagi rekannya yang lain. 

"Saya berharap para ketua OSIS ini dapat mengajak teman-teman lainnya untuk menggunakan media sosial secara bijak," ucap Jokowi.

Jokowi juga menyelipkan harapan agar pelajar SMA/SMK bisa sukses menggapai cita-citanya. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan, cita cita tidak bisa diraih tanpa usaha keras. "Maka semua yang dicita-citakan bisa tercapai, baik itu yang ingin menjadi pengusaha, pejabat, bahkan jadi presiden," tutur Jokowi.

Dalam kunjungannya itu, Jokowi juga memberikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada para pelajar. Mereka yang menerima KIP terdiri dari 250 siswa jenjang SD, 250 siswa SMP, 350 siswa SMA, dan 162 siswa jenjang SMK. 

Jokowi juga menyerahkan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) kepada 500 guru di Majalengka. Mereka terdiri dari 100 guru TK, 200 guru SD, 100 guru SMP, 50 guru SMA, dan 50 guru SMK.


(AGA)