ISIS Klaim Bentrokan di Mako Brimob

Sonya Michaella    •    Rabu, 09 May 2018 11:20 WIB
kerusuhan penjara
ISIS Klaim Bentrokan di Mako Brimob
Mako Brimob Kelapa Dua Depok dijaga ketat. (Foto: MI/MOHAMAD IRFAN)

Jakarta: Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim sejumlah militannya terlibat dalam bentrokan dengan polisi anti-teror Indonesia di penjara Markas Komando Brimob, Depok, Jawa Barat.

Dikutip dari kantor berita ISIS, Amaq, Rabu 9 Mei 2018, ISIS mengakui bahwa para militannya sedang bertarung melawan elemen anti-teror. 

Pesan ini disebarluaskan melalui aplikasi Telegram dan menggunakan Bahasa Arab.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen M Iqbal belum menyebutkan penyebab kerusuhan. Sebab, penyelidikan masih berlangsung.

Baca: Lalu Lintas di Depan Mako Brimob Dialihkan ke Jalan Tugu Cimanggis

Hingga saat ini, Mako Brimob masih dijaga ketat. Aparat juga masih berjaga di sekitar lokasi. Selain itu, polisi menutup Jalan Komjem M Yasin di depan Markas. Lalu lintas dialihkan ke Jalan Tugu, Cimanggis. Akibatnya, lalu lintas di Jalan Tugu macet.

Iqbal mengatakan polisi masih menangani dampak kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob. Hingga pagi ini, Iqbal menegaskan tak ada korban jiwa dalam kerusuhan tersebut.

Kerusuhan terjadi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok pada Selasa, 8 Mei 2018, malam. Informasi yang dihimpun, kerusuhan melibatkan narapidana teroris dengan anggota Densus 88. 

Rutan Mako Brimob dihuni sejumlah narapidana dan tahanan kasus terorisme. Ada juga tahanan kasus lain, satu di antaranya mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.


(WIL)