Air PDAM di Depok kembali Mengalir

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Jumat, 18 May 2018 20:12 WIB
pdam
Air PDAM di Depok kembali Mengalir
PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Medcom.id - Octa

Depok: Supervisor Komunikasi dan Layanan Pelanggan PDAM Tirta Asasta Dita mengatakan Air sudah mengalir ke seluruh Pelanggan PDAM di Depok, Jawa Barat. Aliran air berhenti mengalir sejak kemarin, Kamis 17 Mei 2018, setelah trafo mengalami korsleting.

Baca: Air ke Ribuan Pelanggan di Depok Berhenti Mengalir

Dita mengatakan trafo sudah diperbaiki dengan bantuan petugas dari PT PLN setempat. "Sekitar pukul 15.20 WIB, sudah mulai fungsi lagi pompanya, sampai sekarang," ucapnya.

Dita menegaskan, terhambatnya aliran air mengakibatkan PDAM Tirtha Asasta mengalami kerugian, karena waktu terbuang sedangkan air tidak diproduksi.

"Per jam kerugiannya mencapai  4,5 juta karena tidak produksi air. Sekarang kurang lebih ada delapan jam lebih, ya bisa dibayangkan. Selain itu, nanti kalau sudah bisa mengalir juga butuh waktu kurang lebih dua jam untuk pemerataan," bebernya.

Selain itu, untuk mengantisipasi kekurangan air warga Depok PDAM Tirta Asasta menurunkan tiga mobil tangki, dengan kapasitas 4000 Liter ke beberapa wilayah Depok. Khusus untuk wilayah Depok Timur pihaknya menyediakan beberapa tangki.

"Dua mobil Tangki, kita khususkan ke Depok Timur melihat kepadatan penduduk disana. Satu mobil tangki lagi kita tempatkan di Jatijajar," bebernya.

Dita menambahkan, pihak PDAM Kota Depok juga memfungsikan genset yang dapat memompa air, namun efeknya hanya dapat dirasakan segelintir warga di Kecamatan Tapos, Cilodong, dan Cimanggis. Pasalnya, Selain tidak merata, warga di tiga Kecamatan itu hanya mendapat pasokan air bersih yang sedikit.

"Punya jalur sendiri lewat jalan Tole Iskandar terus ke simpangan dan terus ke Cilangkap. Kemungkinan kalo genset masih bisa lah meskipun kecil airnya," Tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, akibat terbakarnya Travo di Gardu PDAM Tirtha Asasta pada Kamis 17 Mei 2018 selama kurang lebih delapan jam air PDAM tidak mengalir ke sejumlah Kecamatan wilayah Depok. Sehingga menyebabkan warga, kelimpungan kesusahan air.



(RRN)