Lipsus peringatan HUT RI

Nyimas Melati, 'Singa Betina' Banten Pengusir Penjajah

Hendrik Simorangkir    •    Jumat, 17 Aug 2018 08:00 WIB
73 Tahun Kemerdekaan RI
Nyimas Melati, 'Singa Betina' Banten Pengusir Penjajah
Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Tangerang, Felix Mulyawan. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir.

Tangerang: Di Tangerang, Banten, nama Nyimas Melati menjadi momok bagi penjajah Belanda. Sekitar tahun 1918-1930, Nyimas Melati memimpin pemberontakan terhadap penjajah yang ingin menguasai tanah warga.

Berbekal kemampuan bela diri, Nyimas Melati memimpin warga melawan penjajah. Musuh tak berkutik dibuatnya.

"Dikenal sebagai Singa Betina asal Banten. Terkenal akan keberanian dan ketangguhannya dalam ilmu bela diri maupun kanuragan," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Tangerang, Felix Mulyawan, saat berbincang dengan Medcom.id, Kamis, 16 Agustus 2018.


Nyimas Melati, perempuan pejuang asal Kota Tangerang, Banten yang melawan penjajah Belanda. Istimewa

Felix menjelaskan Nyimas Melati merupakan pejuang berdarah ningrat yang sangat peduli dengan masyarakat. Nyimas Melati yang diketahui keturunan Raden Kabal dikenal sebagai pribadi yang berjiwa sosial tinggi.

Pada kurun waktu tersebut, tuan tanah di Tangerang mendapat dukungan dari penjajah Belanda. Mereka bersekongkol menguasai sejumlah tanah milik warga Tangerang.

Namun, Nyimas Melati dan ayahnya tak mau berdiam diri. Mereka mengumpulkan kekuatan memukul mundur penjajah.

"Dari itu lah meletus pemberontakan rakyat yang dipimpin Raden Kabal dan muncullah nama Nyimas Melati," jelas Felix.


(DEN)