Karutan Cilodong Dirotasi

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 04 Sep 2018 17:08 WIB
rutan cilodong
Karutan Cilodong Dirotasi
Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas II B Kota Depok Bawono Ika Sutomo. Medcom.id/ Octavianus Dwi Sutrisno.

Depok: Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas II B Kota Depok atau Rutan Cilodong, mengalami pergantian kepemimpinan.

Kepala Rumah Tahanan Cilodong Sohibur Rachman, digantikan Kepala Rumah Tahanan Kelas II A Pekalongan, Bawono Ika Sutomo. 

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, selama ini pihaknya menilai Rumah Tahanan Kelas II B Kota Depok, semakin maju. Berbagai kegiatan-kegiatan positif yang telah digiatkan kepada warga binaan.

"Rutan ini, maju dan sangat dikenal hingga akhirnya mendapatkan rekomendasi menjadi Rutan Kelas satu, pada Oktober mendatang," kata Idris saat serah terima jabatan di dalam Rutan Cilodong, Jawa Barat, Selasa, 4 September 2018.

Prosesi serah terima jabatan tersebut dihadiri beberapa pejabat kewilayahan, seperti Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo, Ketua Pengadilan Negeri Kota Depok Sobandi, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Depok Sufari, dan Kepala BNN Kota Depok M Rusli Lubis.

Sementara itu, Kadivpas Kemenhumkam Jabar Krismono mengimbau kepada Karutan yang baru agar terus mempertahankan prestasi yang telah dicapai oleh Karutan sebelumnya, Sohibur Rachman.

"Pekerjaan yang telah dikerjakan Sohibur Rachman, sangat membanggakan karena telah menorehkan prestasi dengan mendapatkan sertifikat ISO - 9001 - 2015 (Manajemen Mutu)," ungkap Krismono.

Dalam kesempatan yang sama, Bawono menuturkan, dirinya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan kondisi dan kualitas Rutan Kelas II A Depok.

"Karena masih baru, tentunya saya akan mendalami terlebih dahulu. Apa yang telah dilakukan di sini sudah luar biasa, dan ini harus dipertahankan. Untuk kenaikan kelas menjadi Rutan Kelas 1, penetapannya sudah ada, jadi kita tinggal bersiap dan berbenah diri," beber Krismono.

Menurut informasi yang dihimpun, Karutan Kelas II B Depok, Sohibur Rachman kini telah pindah tugas ke Lapas Kelas 1 Kota Agung, Bandar Lampung. Selain pisah sambut, upacara Pedang Pora juga dilakukan sebagai peringatan pelepasan tugas Karutan lama.
(DEN)