Warga Pilih Berantas Sarang Nyamuk Ketimbang Pengasapan

Farhan Dwitama    •    Rabu, 30 Jan 2019 14:44 WIB
demam berdarah
Warga Pilih Berantas Sarang Nyamuk Ketimbang Pengasapan
Warga RW 3, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten melakukan pemberantasan sarang nyamuk, Rabu, 30 Januari 2019. Medcom.id/ Farhan Dwitama.

Tangerang: Tiga warga di RW 03,08 dan RW 09 Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Untuk mencegah korban susulan, sejumlah warga sekitar langsung melakukan bersih-bersih pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

"Satu orang warga kami, tapi sudah pulang. Dia lima hari kemarin di rawat," kata Abas ketua RW 03, Kelurahan Cirendeu, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu, 30 Januari 2019.

Berdasarkan keterangan Lurah Cirendeu, Win Fadlianta, ada tiga warganya yang merupakan warga RW 03,08 dan RW 09 yang menderita DBD.

"Kami sudah instruksikan semua RT/RW untuk bersih-bersih lingkungan. Dengan pemberantasan sarang nyamuk," kata Win.

Abas menambahkan, warga sebenarnya lebih senang melakukan PSN ketimbang melakukan pengasapan. Karena menurut warga, pengasapan hanya menghilangkan nyamuk sementara dan bisa menyebabkan nyamuk menjadi kebal.

"Warga lebih menghindari fogging, karena takut nyamuk menjadi kebal. Nyamuknya hilang juga cuma sebentar, nanti banyak lagi," ungkap Abas.

Sementara Rusman warga Jalan Gunung, Kelurahan Cirendeu berharap, warga lain sadar secara bersama-sama membersihkan lingkungan. 
Dia yang juga pernah menderita DBD pada tahun 2015 lalu, ingin wilayahnya terbebas dari penyakit yang bisa menyebabkan kematian tersebut.

"Mungkin fogging pilihan terakhir, kami warga menghindari itu, tapi engga ada pilihan juga takut nyamuknya semakin banyak," ungkap Rusman.


(DEN)