Derita Pengidap Tumor di Kabupaten Tangerang

Hendrik Simorangkir    •    Minggu, 28 Oct 2018 17:14 WIB
penyakit kronik
Derita Pengidap Tumor di Kabupaten Tangerang
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Tangerang: Aryani, 22, hanya bisa terbaring pasrah di rumahnya  Kampung Soge, Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten. Sudah dua tahun anak laki-laki pasangan Kamarudin,52, dan Aminah,47, ini menahan sakit di bagian perutnya lantaran tumor.

Setiap hari tumor yang dideritanya semakin membesar, begitu juga perutnya yang semakin membuncit. Sesekali, dengan nada lirih ia meminta orang tuanya agar mengusap-usap tubuhnya.

"Jujur sangat sedih melihat anak saya yang seperti ini keadaannya. Sejak tahun 2016 ada benjolan di perut anak saya. Awalnya jatuh main bola," kata ayah Aryani, Kamarudin di rumahnya, Minggu, 28 Oktober 2018.

Kamarudinan mengatakan, walaupun sudah bolak-balik masuk rumah sakit swasta dan pemerintah Kabupaten Tangerang serta pemerintah pusat, penyakit Aryani belum juga sembuh.

"Terakhir ini di RSUP Persahabatan, dokternya bilang mau dioperasi pertengahan Oktober kemarin, tapi belum juga ada penanganan, disuruh nunggu di rumah," ungkap Kamarudin.

Kamarudin kembali mengatakan, selama ini Aryani hanya menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk mengobati penyakitnya. Namun entah mengapa rumah sakit tidak juga mengangkat tumornya tersebut.

"Saya berharap Pak Jokowi bisa membantu agar anak saya ini bisa segera dioperasi di rumah sakit, biar cepat sembuh dari penyakitnya," ucap lelaki paruh baya yang berprofesi sebagai buruh tani ini.

Menurut Kamarudin, tumor yang diderita Aryani anaknya semakin membesar setiap harinya. Bahkan obat-obat yang diberikan dokter pun tidak bisa menghilangkan rasa sakit yang didera Aryani.

"Anak saya sangat menderita. Sering enggak bisa tidur kalau malam hari karena badannya panas banget, nafasnya juga suka sesak," kata Kamarudin.

Saat ini, Komarudin hanya bisa berdoa dan berharap RSUP Persahabatan segera memanggil Aryani untuk dilakukan operasi pengangkatan tumor. Komarudin juga berharap adanya uluran tangan dermawan untuk meringankan beban keluarganya.

"Saya cuma ingin anak saya cepat sembuh dan tidak merasakan sakit lagi," harap Kamarudin.
(DEN)