Barang Berharga Korban Pembunuhan di Bekasi Masih Utuh

Antonio    •    Selasa, 13 Nov 2018 15:01 WIB
Pembunuhan di Bekasi
Barang Berharga Korban Pembunuhan di Bekasi Masih Utuh
Kasus pembunuhan sadis terjadi di Jalan Bojong Nangka 2 RT2/7, Kelurahan Jatirayahu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Satu keluarga ditemukan meninggal dunia bersimbah darah di dalam rumah, Selasa (13/11) pagi. MEDIA INDONESIA Koresponden Fotografer:

Bekasi: Polisi masih mencari kepastian motif pembunuhan satu keluarga di Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengkaji semua dugaan motif yang bisa saja mendasari kejadian tersebut.

"Tapi sementara ini kita melihat kecenderungannya bukan ekonomi. Kecenderungannya ya. Tapi semua motif masih kita buka peluangnya," kata Indarto di Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 13 November 2018.

Indarto menjelaskan, untuk sementara waktu pihaknya belum bisa memastikan apakah ada barang milik korban yang hilang atau tidak. Menurut Indarto, dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sejumlah barang berharga milik korban masih ada di rumah.

"Untuk barang berharga kita melihat ada beberapa yang tidak hilang. Misalnya kalung dan beberapa uang tidak hilang," jelas Indarto.

"Tapi kita akan kaji lagi karena kan ini masih awal. Nanti kita akan olah TKP lanjutan bersama dengan keluarga untuk mencari tahu apa-apa barang berharga yang tidak ada," sambung Indarto.

Sebelumnya, Polisi menemukan luka benda tumpul dan benda tajam di bagian tubuh pasangan suami istri (Pasutri) yang ditemukan tewas bersama dua anaknya di Bekasi, Jawa Barat, Selasa 13 November 2018.

Pasutri tersebut ialah Diperum Nainggolan (suami), 38 dan Maya Ambarita (istri), 37. Sementara kedua orang anaknya yakni Sarah Nainggolan, 9, dan Arya Nainggolan, 7.


(DEN)