Pengeroyok Haringga Dituntut 4 Tahun Penjara

P Aditya Prakasa    •    Selasa, 23 Oct 2018 17:00 WIB
liga 1 indonesiaAnarkisme Suporter
Pengeroyok Haringga Dituntut 4 Tahun Penjara
Polisi menggelar rekonstruksi pengeroyokan Haringga Sirla di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jawa Barat. (Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi)

Bandung: Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa kasus pengeroyokan dan penganiayaan Haringga Sirla hingga tewas, yaitu DN, 16, dan ST, 17, dengan masa hukuman penjara berbeda. DN dituntut hukuman penjara selama 3 tahun 6 bulan dan ST 4 tahun.

Sidang yang dipimpin Hakim tunggal Tardi di ruang sidang anak Pengadilan Negeri (PN) Bandung sekira pukul 11.00 WIB itu dilakukan secara tertutup.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Bandung Agus Alam mengatakan, kedua terdakwa dinyatakan terbukti terlibat melakukan penganiayaan yang menewaskan korban Haringga, sebagaimana dakwaan kedua pasal  170 KUHP juncto pasal 55 ayat 2 ke-3 KUHP juncto UU No 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak.

"Untuk ST dituntut empat tahun, dan untuk DN dituntut tiga tahun enam bulan," katanya usai persidangan, Senin 23 Oktober 2018.

Baca: Jakmania Benarkan Haringga Sirla Pendukung Persija Jakarta

Sementara itu, pengacara terdakwa Dadang Sukmawijaya mengatakan, ST dan DN telah mengakui perbuatannya yaitu melakukan pengeroyokan dengan penganiayaan terhadap salah suporter Haringga Sirla di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung beberapa waktu lalu. 

"Pertimbangan Jaksa, yaitu terbutki melanggar pasal 170, tapi kedua terdakwa sudah mengakui. Kita akan mengajukan pembelaan Rabu besok," kata Dadang.

Dadang mengatakan, tindakan yang dilakukan dua terdakwa merupakan bersifat terbawa emosi massa dan tidak direncanakan. Oleh karenanya dalam pembelaan nanti, Dadang akan mengajukan kepada Hakim mengenai keringanan hukuman para terdakwa.

"Ada alternatif lain sebelum penjara, apakah dikembalikan ke orang tua atau ke pondok pesantren, itu dibenarkan oleh undag-undang. Apalagi kedua terdakwa masih sekolah dan sebelumnya belum pernah berurusan dengan hukum," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, DN dan ST merupakan dua tersangka di antara 12 orang pelaku pengeroyokan dan penganiayaan hingga tewas terhadap korban bernama Haringga Sirla di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung 23 September 2018 lalu.





(ALB)