Longsor masih Rawan Terjadi di Sumedang

Roni Halim    •    Rabu, 05 Oct 2016 11:50 WIB
longsor
Longsor masih Rawan Terjadi di Sumedang
Material longsor menutupi jalur Cadas Pangeran, Sumedang, yang menjadi akses utama Cirebon-Bandung, Metrotv

Metrotvnews.com, Sumedang: Longsor masih berpotensi terjadi di Sumedang, Jawa Barat. Terakhir, bencana tersebut terjadi di Cadas Pangeran di pertengahan September 2016.

Bencana itu mengakibatkan tiga warga tewas. Ratusan warga lain mengungsi. Arus lalu lintas jadi terganggu.

Baca: Longsor di Sumedang, 3 Tewas

Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG), Ego Syahrial, mengatakan longsor masih mengancam Sumedang. Ego menyarankan Pemerintah Kabupaten Sumedang mewaspadai potensi tersebut.

"Sebab, curah hujan masih tinggi. Topografi dan banyak retakan tanah di daerah tersebut," kata Syahrial di Sumedang, Rabu (5/10/2016).

Cadas Pangerang, lanjut Syahrial, hanya satu dari beberapa wilayah yang rawan longsor. Beberapa tempat lain yang harus diantisipasi yaitu Rancakalong, Tanjungkerta, Congeang, Buah Dua, Cimalaka, dan Cadasngampar.

Bukan hanya Sumedang yang rawan bencana. Syahrial menyebutkan sejumlah tempat di Jawa Barat yang memiliki risiko sama.

"Yaitu Garut, Sukabumi, Cianjur, dan Tasikmalaya," ujar Syahrial.

Syahrial mengaku sudah meneliti kondisi tanah di Jabar terkait ancaman tersebut. Ia juga mengoordinasikan hasil pengamatan itu kepada pemerintah setempat untuk mengantisipasi korban.

Longsor yang terjadi di Sumedang mengakibatkan warga setempat trauma. Berikut video beritanya:
 


(RRN)