Gia Kehilangan Ibu dan Dua Saudaranya Akibat Longsor

Ismail    •    Jumat, 23 Sep 2016 17:23 WIB
longsor
Gia Kehilangan Ibu dan Dua Saudaranya Akibat Longsor
Gia Diah Pitaloka -- MTVN/Ismail

Metrotvnews.com, Sumedang: Gia Diah Pitaloka,12, adalah salah satu korban selamat dari longsor yang terjadi di Cimareme, Sumedang, Jawa Barat. Namun, ia harus merelakan ibu dan dua saudaranya.

Ibu, kakak, dan adik Gia tewas tertimpa reruntuhan rumah yang ambruk karena kena longsoran. Ia dan ayah tirinya berhasil selamat meskipun sempat ikut tertimbun longsor.

"Saat kejadian, aku lagi di rumah nonton TV. Ayah dan Ibu lagi di kamar. Kakak aku lagi di kamarnya sambil ngedengerin musik pake headset. Adik aku juga lagi tidur di kamar," ujar Gia kepada Metrotvnews.com, Jumat (23/9/2016).

Kemudian, lanjut Gia, terdengar suara gemuruh. Tidak lama, air pun masuk ke dalam rumah melalui atas.

"Dan tiba-tiba rumah langsung ambruk," katanya.


Alat berat membersihkan material longsor di Sumedang -- MTVN/Ismail

Gia mengaku sempat tertimpa reruntuhan bangunan. Tubuhnya terhimpit di antara kayu, batu, dan tanah.

"Aku bisa keluar dari reruntuhan itu. Ibu dan kakak juga tertimbun. Adik aku belum ketemu. Sementara ayah tiri aku langsung dibawa ke rumah sakit karena sempat tertimbun," ujar Gia.

Adik Gia yang bernama Kentaro baru ditemukan dalam keadaan tak bernyawa esok paginya. Ketiga anggota keluarga Gia kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum Pasir Salang.

Pada Selasa malam, 20 September 2016, terjadi longsor di Desa Cimareme, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang. Dua unit rumah tertimbun material longsor.


(NIN)