Gerindra Makin tak Nyaman dengan PKS

Roni Kurniawan    •    Rabu, 27 Sep 2017 17:23 WIB
pilgub jabar 2018
Gerindra Makin tak Nyaman dengan PKS
Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Mulyadi -- ANT/Arif Firmansyah

Metrotvnews.com, Bandung: Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat menyebut, langkah Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sosial (PKS) Jabar tidak etis. PKS Jabar berkomunikasi langsung dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra terkait Pilgub Jabar 2018.

Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Mulyadi geram karena merasa tak dianggap. "Langkah PKS sangat kontraproduktif untuk memperbaiki kerja sama. Kami anggap mereka tidak memiliki etika dalam membentuk koalisi di Pilgub Jabar. Keberadaan Gerindra di daerah tidak dianggap," kata dia di Bandung, Rabu 27 September 2017.

Mulyadi mengaku, sangat menyanyangkan langkah PKS tersebut. Terlebih, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto saat ini masih menunggu dan mendengarkan rekomendasi dari DPD Gerindra Jabar terkait calon serta koalisi untuk Pilgub Jabar 2018.

"Pak Prabowo sudah menegaskan, bahwa untuk Pilgub Jabar beliau akan mendengarkan rekomendasi Gerindra Jabar. Langkah DPW PKS (Jabar) ini mempertegas sikap kami untuk mencabut pernyataan dukungan yang diskenariokan PKS," tutur Mulyadi.

Menurut Mulyadi, dirinya akan berpikir ulang untuk berkoalisi dengan PKS. Bahkan, pihaknya kini mencoba melakukan komunikasi dengan poros baru, yakni Demokrat, PAN dan PPP.

"Nanti dalam waktu dekat kita akan bertemu. Kita akan undang (poros baru) ke DPD Gerindra," pungkasnya.


(NIN)