Merica dan Ketumbar Oplosan Ditemukan di Jawa Barat

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 26 Sep 2017 17:47 WIB
pangan
Merica dan Ketumbar Oplosan Ditemukan di Jawa Barat
Kepolisian mengamankan 1,7 ton merica dan ketumbar oplosan yang dikiri dari Cirebon ke sejumlah pasar tradisional di Jawa Barat. Foto: MTVN/Octavianus Dwi Sutrisno

Metrotvnews.com, Bandung: Oplosan Ternyata tak hanya minuman keras saja yang dioplos orang tidak bertanggung jawab. Kini bahan rempah seperti merica dan ketumbar pun turut dioplos.

Kasus ini diungkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus), Polda Jabar. Merica dan ketumbar oplosan dari wilayah Cirebon tersebut disebar ke seluruh pasar tradisional di wilayah Jawa Barat.

"Barang buktinya 1,7 ton merica dan ketumbar oplosan," Kapolda Jabar, Irjen Agung Budi Maryoto, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Selasa 26 September 2017.

Merica oplosan hanya mengandung 30 persen merica asli. Sisanya berupa limbah pasar seperti tangkai cabai, biji cabai yang kemudian diolah menjadi serbuk merica.

Sedangkan ketumbar oplosan mengandung bahan baku jagung dengan zat pewarna sebagai campuran. "Zat pewarnanya, nanti akan kita lakukan penelitian di Puslabfor," tuturnya.

Tersangka pembuat dan penjual bahan pokok tersebut berinisial I. Tersangka bisa memproduksi kurang lebih 7 ton merica dan ketumbar oplosan dalam kurun waktu sebulan. Dia pun bisa meraup untung Rp15 juta.

I telah mendekam dibalik jeruji besi Mapolda Jabar. Dia disangkakan melanggar Pasal 140 dan 142 UU RI Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dengan total hukuman empat tahun penjara.

Agung mengimbau konsumen agar berhati-hati dalam membeli bahan pangan.
 


(SUR)