Golkar Laporkan Surat 'Bodong' ke Polda Jabar

Roni Kurniawan    •    Senin, 25 Sep 2017 15:38 WIB
pilgub jabar 2018
Golkar Laporkan Surat 'Bodong' ke Polda Jabar
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Bandung: DPD Partai Golkar Jawa Barat melaporkan dugaan pemalsuan surat dukungan mengatasnamakan DPP Partai Golkar untuk mendukung Ridwan Kamil menjadi calon gubernur Jawa Barat. Laporan diserahkan Bagian Hukum dan Ham (Bakumham) DPD Golkar Jabar ke Polda Jawa Barat pada, Senin 25 September 2017.

"Hari ini Bakumgam DPD Golkar Jabar sudah berangkat ke Polda Jabar untuk melaporkan dugaan adanya surat palsu," kata Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Barat MQ Iswara saat dihubungi, Senin 25 September 2017.

Iswara mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada Polda Jabar untuk melakukan penyelidikan terkait diduga pemalsuan surat surat putusan tersebut. Pasalnya diakui Iswara, surat tersebut dinilai sudah melanggar undang undang ITE dan berharap Polda Jabar dapat menemukan pembuat surat palsu tersebut. 

"Apakah ini melanggar pasal 263 KUHP tentang surat palsu atau dikenakan ke UU ITE, nanti kita lihat bagaimana penyidik mengarahkannya," tutur Iswara.

Baca: Cek Ombak Golkar di Pilkada Jabar

Iswara menyebut, pihaknya sudah mempertimbangkan terkait pelaporan tersebut. Pasalnya surat bodong putusan DPP Golkar itu bukan merupakan perkara yang sepele bagi partai berlambang pohon beringin itu.

"Kami pikir ini bukan hal yang kecil ya, jadi Jabar itu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar 46 juta penduduk diantaranta 33 juta pemilih," urai Iswara.

Terlebih diakui Iswara, tersebarnya surat bodong itu menuai reaksi para kader Golkar di Jabar. Bahkan beberapa daerah di Jabar memasang bendera Golkar setengah tiang sebagai bentuk keprihatinan.

"Ada yang memasang bendera setengah tiang dibeberapa kabupaten/kota yang mengatakan bahwa demokrasi di Golkar sudah mati. Ada yang pasang spanduk save Golkar, banyak sekali itu," tandas Iswara.


(ALB)