Delapan Orang Terseret Ombak Laut Selatan saat Libur Lebaran

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 26 Jun 2017 19:51 WIB
kecelakaan
Delapan Orang Terseret Ombak Laut Selatan saat Libur Lebaran
Petugas Basarnas mengawasi pengunjung pantai selatan Jawa Barat, dok: istimewa

Metrotvnews.com, Bandung: Beberapa orang terseret ombak di wilayah pantai selatan Jawa Barat pada Senin 26 Juni 2017. Enam diantara mereka masih hilang. Kecelakaan terjadi di hari kedua Idulfitri 1438 Hijriah.

Humas Protokoler Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor, mengatakan kecelakaan terjadi di empat lokasi berbeda. Yaitu Pangandaran, Paping, Cijeruk, dan Rancabuaya. Empat lokasi itu merupakan tujuan wisata di daerah selatan Jabar.

"Di Pangandaran, korban yang tenggelam yaitu dua orang. Korban bisa diselamatkan," ungkap Joshua melalui sambungan telepon kepada Metrotvnews.com, Senin 26 Juni 2017.

Sementara di Pantai Paping, dua korban yang terseret ombak belum ditemukan. Begitu pula dua korban di Cijeruk dan dua korban di Rancabuaya.

Kecelakaan itu terjadi pada sore hari. Korban berenang di tepi laut. Di saat bersamaan, ombak cukup besar. Sementara itu, palung ditemukan di sejumlah lokasi di laut selatan.

Joshua menerangkan, di hari pertama setelah Idulfitri atau H+1, pengunjung pantai mencapai ribuan orang. Bahkan jumlahnya meningkat 10 kali lipat dibanding hari biasa.

"Kami berkoordinasi dengan rekan rekan balawista, polair dan potensi SAR lainnya. Karena jumlah pengunjung membludak, kami harus bekerja ekstra," ujar Joshua.

Joshua pun mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat berenang. Sebab ombak di laut selatan cukup tinggi.

"Kami berharap, para pengunjung dapat menjaga dirinya masing dan mentaati peraturan yang sudah di pasang. Kalau tidak boleh berenang taati peraturan itu, jangan berenang di lokasi tersebut," pungkasnya.


(RRN)