Diduga, Balita Ikut Mengemis di Cirebon Kecanduan Obat

Ahmad Rofahan    •    Selasa, 01 Nov 2016 12:07 WIB
sosial
Diduga, Balita Ikut Mengemis di Cirebon Kecanduan Obat
Sultan dan Rasjan, bersama petugas kepolisian, WCC Mawar Balqis dan Ketua Rumah Aman, MTVN - Ahmad Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memeriksa minuman yang diberikan pada Dulhalim (sebelumnya ditulis bernama Sultan). Bocah berusia 3 tahun itu dibawa seorang pria mengemis di Pasar Jungjung, Kabupaten Cirebon.

Kepala Yayasan Rumah Aman Wadah Kreatif, Uun Kurniasih mengaku berkoordinasi dengan Dinkes untuk pemeriksaan sampel. Sehingga, kandungan minuman dapat diketahui. 

Pasalnya, berdasarkan keterangan warga, Dulhalim terlelap setelah meminum minuman tersebut. Itu terjadi saat ia mengikuti pria bernama Rasjan mengemis di pasar.

"Hari ini Dinas Kesehatan akan menguji sampel air yang digunakan Rasjan untuk Dulhalim," kata Uun di Cirebon, Selasa (1/11/2016).

Uun khawatir minuman tersebut mengandung obat-obatan tertentu yang membuat Dulhalim tidur. Ia juga khawatir Dulhalim mengalami ketergantungan.


(Dulhalim bocah yang dibawa mengemis di Cirebon, MTVN - Ahmad Rofahan)

Bila melihat pupil mata, Uun mengakui mata Dulhalim lebih sayu dari anak-anak seusianya. Normalnya, mata bocah di usia 3 tahun bersinar.

"Seperti ketergantungan dengan obat-obatan tertentu," ujar perempuan yang kerap mendampingi kasus anak-anak itu.

Uun juga prihatin dengan kondisi kesehatan Dulhalim. Tubuhnya kotor dan kumar. Dulhalim juga mengalami kekurangan gizi.

Uun berencana memulihkan keceriaan Dulhalim. Ia mengatakan akan memberikan kenyamanan pada bocah tersebut. Caranya membawanya jalan-jalan, membelikannya baju baru, dan mengajaknya ke pusat permainan.

"Bila anaknya aman, dia akan percaya pada kita. Itu cara untuk mengembalikan keceriaannya," lanjut Uun.

Ia juga berencana menggandeng psikiater. Sehingga identitas Dulhalim terkuak.


(Dulhalim saat bermain dengan salah satu staf Yayasan Rumah Aman Wadah Kreatif, MTVN - Ahmad Rofahan)

Hingga berita ini dimuat, Dulhalim mendapat penanganan di Yayasan Rumah Aman Wadah Kreatif (Wadkref) di Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Di rumah tersebut, Dulhalim menginap, makan, dan bermain.

Uun mengatakan Dulhalim tinggal di Wadkref tidak bersama Rasjan, pengemis yang kerap membawnaya. Awalnya, Dulhalim menangis. Namun petugas yayasan dapat mengatasinya.

"Seperti ini sudah biasa, karena dia hanya mengenal satu orang itu saja. Sehingga ketergantungan," kata Uun.

Setelah itu, Dulhalim dapat diajak mengobrol. Bocah itu pun mulai sibuk dengan mainan bongkar pasang.

Sementara itu, Rasjan menjalani pemeriksaan di Polsek Arjawinangun. Namun belum ada keterangan resmi mengenai status Rasjan dan Dulhalim.


(RRN)