Arus Kendaraan Dialihkan untuk Hindarai Banjir di Kahatex

Antara    •    Senin, 20 Mar 2017 14:32 WIB
banjir
Arus Kendaraan Dialihkan untuk Hindarai Banjir di Kahatex
Polisi menggendong seorang ibu berusaha melintasi banjir di depan Pabrik Kahatex kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat -- ANT/Fahrul Jayadiputra

Metrotvnews.com, Bandung: Polisi mengalihkan arus kendaraan ke jalur alternatif untuk menghindari kamacetan panjang akibat banjir yang menggenangi badan Jalan Bandung-Garut di kawasan industri Kahatex, Cimanggung, Kabupaten Sumedang dan Vonex, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pengalihan arus juga untuk mengurai kepadatan kendaraan dari arah Bandung menuju Garut.

"Pengaturan masih terus dilaksanakan secara bergantian," kata Kepala Polisi Sektor Cimanggung, Komisaris Polisi Amin Taufan, Senin, 20 Maret 2017.

Amin menjelaskan,banjir di kawasan industri itu terjadi setelah hujan deras mengguyur sejak Minggu, 19 Maret 2017. Banjir luapan sungai dan selokan itu menggenangi badan Jalan Raya Bandung-Garut dengan ketinggian air kurang lebih 40 sampai 50 sentimeter.

"Banjir mengakibatkan arus lalu lintas Bandung-Garut terganggu. Hanya kendaraan besar saja yang dapat melintas satu jalur dekat median jalan," terangnya.

(Baca: Banjir di Jalur Bandung-Garut Belum Surut)

Akibat banjir tersebut, arus lalu lintas kendaraan dari arah Cileunyi menuju Garut dialihkan ke Jatinangor-Tanjungsari dan keluar di Parakamuncang. Arus kendaraan juga dialihkan ke Rancaekek-Majalaya hingga keluar dari Cicalengka. Arah sebaliknya dari Garut menuju Bandung dialihkan ke Majalaya-Rancaekek.

Pengalihan jalur menyebabkan kemacetan di jalur alternatif Parakanmuncang maupun di Rancaekek. "Di Jalan Raya Parakanmuncang mengalami kepadatan arus lalu lintas, dampak pengalihan arus dari Bandung arah Garut," kata Amin.

Sedangkan, jalur alternatif Rancaekek terjadi kemacetan akibat padatnya arus lalu lintas kendaraan dari dua arah. Seorang pengguna jalan, Erni, mengaku sengaja menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di kawasan industri Vonex dan Kahatex.

Erni yang hendak ke Bandung mengatakan, kemacetan ternyata bukan hanya di Jalan Raya Bandung-Garut saja. Kemacetan juga terjadi di jalur alternatif.

"Tadinya mau menghindari macet, ternyata di Rancaekeknya macet juga, dari Cialengka ke Rancaekek dua setengah jam, padahal biasanya paling 30 menitan," kata Erni.


(NIN)