Pembangunan Jalan Tak Beres, Bupati Garut Kenakan Denda

Latief Rochyana    •    Senin, 22 Aug 2016 17:26 WIB
infrastruktur
Pembangunan Jalan Tak Beres, Bupati Garut Kenakan Denda
Bupati Garut Rudy Gunawan (Foto: MTVN/Latief Rochyana)

Metrotvnews.com Garut: Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengenakan denda pada pelaksana pembangunan jalan. Sebab, pembangunan jalan itu tak sesuai dengan yang ditentukan.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengaku telah meminta pemborong mengembalikan dana pembangunan jalan sebesar Rp1,7 miliar dari total anggaran Rp10,8 miliar. Menurut dia, pelaksana pembangunan jalan di Kabupaten Garut tidak profesional.

"Pemborong ini tak amanah, makanya saya sudah memanggil pimpinan PT Tiara Mulya Sejahtera selaku pelaksana pembangunan dan pengaspalan jalan sepanjang 12 kilometer di Kecamatan Talegong. Saya meminta dia agar mengambalikan dana Rp1,7 miliar," kata  Rudy Gunawan kepada Metrotvnews.com, Senin (22/8/2016).

Rudy menuturkan, jalan yang dikerjakan pemborong atau pemenang tender itu kondisinya jauh dari standar yang telah ditetapkan. Beberapa ruas jalan yang belum sempat diresmikan berlubang dan digenangi air.

"Ini jalan atau sungai kering? Masak belum juga kami resmikan sudah hancur begini," imbuh dia.

Tak hanya itu, Bupati Garut pun mengaku kecewa dengan PT Faujan Putra Perdana. Pelaksana proyek pengaspalan jalan sepanjang 13,7 km di Desa Cikarang, Garut, itu menelan dana Rp5,9 miliar.

"Coba lihat Jalan Cikarang. Seharusnya kami resmikan bulan ini, namun karena hasilnya jelek peresmiannya kami tunda," kata dia.

Rudy berharap denda yang pihaknya kenakan itu memberi efek jera pada pemborong atau pelaksana pembangunan infrastruktur lainnya. Ia akan memastikan perbaikan jalan sesuai dengan yang diharapkan.


(TTD)