Tersangka Penjual Miras Oplosan Punya Rumah Mewah

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 11 Apr 2018 21:34 WIB
miras oplosan
Tersangka Penjual Miras Oplosan Punya Rumah Mewah
Rumah mewah milik JS, tersangka kepemilikan dan penjual miras oplosan, di Jalan Raya Bypass, Desa Cicalengka Wetan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Foto: Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno

Kabupaten Bandung: Polisi menggeledah sebuah rumah mewah di Jalan Raya Bypass, Desa Cicalengka Wetan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten  Bandung, Jawa Barat. Rumah tersebut dimiliki JS, tersangka pemilik dan penjual miras oplosan.

Pantauan Medcom.id, rumah pribadi dua lantai nan mewah tersebut diberi garis polisi. Tersangka sendiri kini telah mendekam di balik jeruji besi Mapolres Bandung.

Lokasi rumah tersebut terletak di pinggir Jalan Raya Bandung-Garut, Cicalengka. Petugas kepolisian gabungan menggeledah selama dua jam. Hingga penggeledahan selesai, pihak kepolisian masih bungkam soal barang bukti yang diamankan.

"Masih ada beberapa barang bukti yang harus kami dalami," ungkap Direktur Narkoba Polda Jabar Kombes Enggar Pareanom, Selasa, 11 April 2018.

Enggar menuturkan, rumah mewah yang digeledah ini bukan satu-satunya aset yang dimiliki tersangka. Masih ada beberapa rumah lain milik tersangka yang akan digeledah.

"Ini rumah paling besar," bebernya.

(Baca: RSUD Cicalengka Tangani 157 Korban Miras Oplosan)

Enggar pun memilih bungkam saat dikonfirmasi seputar rumah yang disebut memiliki bunker tersebut. Dia pun menyebut sejumlah alat las yang didatangkan petugas hanya untuk membuka pintu, tanpa menerangkan lebih lanjut.

Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan menyatakan, pihaknya telah mengumpulkan enam saksi dan menetapkan dua tersangka, yaitu JS dan HM.

"Kita sudah tetapkan dua tersangka, semoga dalam waktu dekat penyelidikan bisa selesai," paparnya.

Sebanyak 51 warga di Kabupaten Bandung diduga tewas akibat mengkonsumsi miras oplosan. RSUD Cicalengka mencatat korban yang berdatangan untuk menjalani perawatan sekitar kurang lebih 145 orang sedangkan untuk total korban yang meninggal dunia di wilayah Kabupaten Bandung ini mencapai 41 orang.

(Baca: Kabupaten Bandung KLB Miras Oplosan)


(SUR)