Korban Tewas Longsor di Sukabumi Bertambah

Roni Kurniawan    •    Selasa, 01 Jan 2019 17:47 WIB
longsorLongsor Sukabumi
Korban Tewas Longsor di Sukabumi Bertambah
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban longsor Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat. Istimewa/BNPB

Sukabumi: Petugas gabungan berhasil menemukan satu jenazah korban longsor di Kampung Garehong, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa 1 Januari 2019. Korban atas atas nama Jumhadi.

"Ditemukan pukul 15.58 WIB," kata Koordinator Humas SAR Bandung Joshua Banjarnahor, melalui pesan singkat, Rabu 1 Januari 2018.

Dengan ditemukannya satu korban tersebut, maka hingga kini sudah ada 10 korban meninggal dunia akibat longsor di Cisolok, Sukabumi yang terjadi pada 31 Desember 2018. 

Petugas gabungan pun diakui Joshua, masih mencari korban lainnya saat ini. Pasalnya berdasarkan data yang dirilis oleh Basarnas pada siang tadi, masih ada sebanyak 26 orang belum ditemukan. 

Sementara itu, kondisi cuaca di Kabupaten Sukabumi saat ini masih diguyur hujan cukup deras sehingga menyulitkan petugas untuk melakukan evakuasi. Terlebih kontur tanah di lokasi kejadi masih labil sehingga rawan terjadi longsor susulan.

"Kondisi disini ujan deras," tegas Joshua.

Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap 34 orang yang diduga masih tertimbun longsor di Dusun Garehong, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Evakuasi korban longsor di wilayah Sukabumi terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan yang terdiri atas BPBD, TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan, dan masyarakat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran pers yang diterima Antara di Bogor, Selasa, 1 Januari 2019. 

Data sementara Posko Tanggap Darurat di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok yang diterima BNPB menyebutkan longsor terjadi pada Senin sore, 31 Desember 2018 menimbun 30 rumah yang dihuni 32 kepala keluarga atau 107 jiwa.

Sebanyak 107 jiwa itu dikabarkan tertimbun longsor dan hingga Selasa, 60 orang berhasil diselamatkan. Sutopo menyebutkan akibat longsor, sembilan orang meninggal dunia, empat luka-luka, serta 34 orang belum diketahui kabarnya, dan kini masih proses pencarian.

Pada Selasa hingga pukul 10.00 WIB ditemukan tiga korban meninggal dunia, yakni satu laki-laki, satu perempuan, dan satu bayi. Sebelumnya, pada Senin 31 Desember malam ditemukan dua korban meninggal dunia.
 


(ALB)