Bogor Mulai Kandangkan Angkot tak Laik Jalan

Mulvi Muhammad Noor    •    Selasa, 27 Sep 2016 19:44 WIB
lalu lintas
Bogor Mulai Kandangkan Angkot tak Laik Jalan
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto memimpin razia angkutan kota di Jalan Ir H Djuanda, Selasa 27 September (Foto:Metrotvnews.com/Mulvi)

Metrotvnews.com, Bogor: Predikat kota terburuk ke dua di dunia bagi pengendara mulai disikapi serius oleh Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat. Wali kota Bogor bahkan langsung turun tangan, ikut merazia angkutan kota yang sering disebut-sebut sebagai biang kemacetan di kota hujan. 

Sejak Waze mengumuman hasil surveinya, razia angkot sudah dilakukan sedikitnya tiga kali. Tidak hanya petugas dari Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, razia juga melibatkan kepolisian dan anggota TNI. 

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan operasi tersebut merupakan langkah yang sudah disepakati forum lalu lintas dan muspida. Sasarannya, yakni angkutan kota yang tidak memiliki kelengkapan surat serta pengemudi angkot yang tidak memiliki Surat Izin mengemudi. 

Baca: Bogor Kota Terburuk Kedua di Dunia versi Waze

"Kami lihat kelengkapannya, mulai dari STNK, KIR dan izin trayek. Termasuk dilihat apakah pengemudi angkotnya memiliki SIM atau tidak," ujar Bima Arya disela razia, Selasa (27/9/2016).

Hasilnya, selama satu jam razia petugas menjaring 11 angkot yang tidak memiliki kelengkapan surat. Petugas polisi juga mendapati 22 pengemudi angkot yang tidak memiliki SIM.  Para penumpang pun diminta turun dan beralih ke angkot lain yang lolos razia. 

"Mobilnya langsung kami kandangkan, kalau kelengkapan suratnya tidak dilengkapi angkot ini tidak boleh beroperasi," kata dia. 

Baca: Wali Kota tak Membantah Bogor Disebut Kota Terburuk untuk Pengendara

Bima tidak memungkiri bahwa razia tersebut merupakan salah satu respons dari predikat kota terburuk kedua bagi pengendara di dunia yang disematkan pengembang aplikasi navigasi Waze, 15 September lalu. Rencananya razia angkot terus digelar di sejumlah titik yang berbeda.

"Sudah disepakati muspida, ini (razia angkot) akan berjalan terus," kata dia.


(SAN)