Makam Korban Pengeroyokan Geng Motor Dibongkar

Ahmad Rofahan    •    Selasa, 06 Sep 2016 17:00 WIB
pembunuhan
Makam Korban Pengeroyokan Geng Motor Dibongkar
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Cirebon: Polisi membongkar kuburan MR dan V, 16, korban pembunuhan dan pemerkosaan oleh puluhan anggota geng motor di Jawa Barat. Pembongkaran dilakukan Polda Jabar dibantu Polresta Cirebon dan Rumah Sakit Bhayangkara untuk melengkapi berkas penyidikan penyebab kematian kedua korban.

Dari pantauan Metrotvnews.com, pembongkaran kuburan disaksikan warga sekitar. Namun, perwakilan dari keluarga V, tidak terlihat. Lokasi penguburan jenazah V dilakukan di TPU Desa Pesindangan Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon.

“Kami akan melakukan dua kali autopsi di tempat yang berbeda,” ujar Kasat reskrim Polresta Cirebon, AKP Galih Wardani, di Cirebon, Selasa (9/6/2016).

Baca: Kronologi Pembunuhan Sadis Sepasang Kekasih oleh Geng Motor

Galih menuturkan jenazah MR dimakamkan di Majalengka. Oleh karena itu, pihaknya besok akan melakukan autopsi ke Majalengka. Untuk hasil pemeriksaan, Galih belum bisa memberikan keterangan lebih banyak.

“Belum ada hasilnya, masih proses. Untuk luka, kemungkinan ada, tapi kami belum bisa informasikan lebih jauh,” katanya.

Mengenai perkembangan kasusnya sendiri, pihak kepolisian masih mendalami lebih lanjut. Salah satunya adalah mendalami apakah antara korban dan pelaku saling kenal dan ada motif tertentu di balik peristiwa itu.

Sebelas anggota geng motor membunuh MR, 16, dan V, 16, pada Sabtu 27 Agustus. Pembunuhan bermula saat MR dan pacarnya sedang mengendarai sepeda motor melintasi SMPN 11 Kalitanjung Kota Cirebon. Di sana keduanya dilempar batu dan dikejar para pelaku. 

Nahas, korban berhasil dipepet dan dipukul menggunakan kayu di Flyover Talun, Kabupaten Cirebon. MR dibunuh dan V diperkosa lalu dibunuh. 

Dari hasil pengembangan, Satuan Narkoba Polresta Cirebon membekuk delapan pelaku pembunuhan di Jalan Perjuangan Majasem, Kampung Situgangga, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Sedangkan ketiga pelaku lainnya masih buron.



(UWA)