Pelanggar Ganjil-Genap di GT Bekasi bakal Ditilang

Antonio    •    Sabtu, 24 Mar 2018 11:27 WIB
tol cikampeksistem ganjil genap
Pelanggar Ganjil-Genap di GT Bekasi bakal Ditilang
engendara melintas memasuki pintu masuk Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi Barat. (ANT/Risky Andrianto)

Bekasi: Pelanggar sistem ganjil-genap di Gerbang Tol Bekasi akan dikenakan sanksi tilang mulai Senin, 26 Maret 2018. Penilangan dilakukan beriringin berakhirnya masa sosialisasi pemberlakuan program tersebut.

Deputy GM Traffic Management Jasamarga cabang Jakarta-Cikampek, Cece Kosasih mengatakan sanksi tilang akan dilakukan di dalam Tol Jakarta-Cikampek. Adapun petugas penyortiran pelat nomor kendaraan pribadi yang selama ini bertugas sebelum gardu pembayaran di tiga GT arah Jakarta itu sudah tidak diterjunkan.

"Nanti di belakang gardu ditilangnya," kata Cece, Sabtu, 23 Maret 2018.

Baca: Pelanggar Ganjil Genap GT Bekasi Didenda Rp500 Ribu

Jasamarga mengimbau supaya pengendara dapat mematuhi paket kebijakan green line untuk mengurai kemacetan di dalam Tol Jakarta-Cikampek. "Harus berhati-hati terkait penerapan tilang," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah telah mengeluarkan paket kebijakan green line untuk mengatasi kemacetan di dalam Tol Jakarta-Cikampek sejak Senin, 12 Maret 2018. 

Kebijakan itu antara lain sistem ganjil genap untuk kendaraan pribadi, pengaturan operasional kendaraan golongan 3 sampai 5 dan penyediaan jalur khusus bus. Selain itu angkutan barang tiga sumbu atau lebih dilarang masuk GT arah Jakarta maupun Cikampek mulai pukul 06.00 WIB sampai 09.00 WIB. 

Sistem ini hanya diberlakukan di tiga Gerbang Tol arah Jakarta yaitu Bekasi Barat 1, 2 dan GT Bekasi Timur 2 dari Pukul 06.00-09.00 WIB dari Senin hingga Jumat.

Bila melanggar pengemudi diancam denda maksimal Rp500 ribu atau kurungan penjara dua bulan bila melanggar. Peraturan itu merujuk Pasal 287 ayat 1 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.


(ALB)