Dedi Mulyadi Open House di Rumah Warga Kurang Mampu

Reza Sunarya    •    Minggu, 25 Jun 2017 20:59 WIB
berita purwakarta
Dedi Mulyadi <i>Open House</i> di Rumah Warga Kurang Mampu
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menggelar open house di kediaman warga kurang mampu (Foto:Reza Sunarya)

Metrotvnews. com, Purwakarta: Jika biasanya pejabat publik menggelar open house Hari Raya Idul Fitri di pendopo atau rumah dinas, berbeda dengan yang dilakukan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Dia menggelar open house di kediaman warga kurang mampu, Mak Iin (70), di Kampung Krajan RT 04/03, Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Minggu, 25 Juni 2017.

Mak Iin  berharap dan berdoa agar Dedi Mulyadi selalu istiqomah menjadi pelayan masyarakat. "Untuk Pak Dedi, teruslah menjadi pemimpin yang sederhana dan mau melayani," ujar Mak Iin.

Para pekerja memerbaiki rumah nenek tua  dengan melakukan perapihan di berbagai titik, pengecatan sampai membabat rumput yang ada di sekeliling rumah tuanya. Para pekerja tersebut ternyata secara khusus diminta oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi untuk memerbaiki rumah nenek yang memiliki lima anak itu untuk  open house Hari Raya Idul Fitri.

Selama menjalankan amanahnya sebagai Bupati, Dedi memang memiliki cara unik untuk membahagiakan warganya melalui berbagai kebijakan. Di antaranya, ia sering berkunjung langsung ke rumah-rumah warga untuk melihat keadaan mereka, tanpa memberi tahu aparat desa setempat.

Termasuk dalam kegiatan open house Idul Fitri in. Usai salat Ied di area halaman Mesjid Agung Baing Yusuf Purwakarta, Dedi menuju kediaman Mak Iin untuk berbagi kebahagiaan Idul Fitri bersama warga kampung.

"Open house itu kan tradisi panggede (petinggi negeri). Mereka membuka rumah dinasnya setahun sekali untuk warga. Rumah dinas saya malah buka setiap hari buat warga, jadi tidak aneh. Makanya, saya lebih memilih datang saja ke rumah warga," kata Dedi.

Terkait perbaikan rumah yang di lakukan untuk Mak Iin, Dedi menyebutkan bahwa hal tersebut selain merupakan bagian memuliakan tuan rumah dan tamu yang akan hadir, juga sudah menjadi kebiasaan dirinya sejak pertama kali menjabat sebagai Bupati Purwakarta pada 2008.

"Ini mah biasa, kita perbaiki, kita cat ulang, kita berikan modal usaha. Sudah lama kita lakukan," kata Dedi, menegaskan.

Saat open house, Dedi tampak melayani satu per satu warga yang ingin bersalaman dengannya dan mengucapkan selamat Idul Fitri. Bahkan, ia terlihat melayani ratusan anak-anak kampung setempat yang meminta uang THR. Lembaran uang pecahan Rp20 ribu dibagikan kepada setiap anak sebanyak satu lembar.

Usai bersalaman, seluruh warga yang hadir dipersilakan untuk menikmati hidangan khas pedesaan di Purwakarta, seperti sate maranggi, mie kocok, bakso, dan es cincau.


(ROS)