Mendag Sebut Kebijakan HET Bertujuan Melindungi Pengusaha Penggilingan

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 28 Aug 2017 14:33 WIB
harga beras
Mendag Sebut Kebijakan HET Bertujuan Melindungi Pengusaha Penggilingan
Beras Bulog, Ant

Metrotvnews.com, Bandung: Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut kebijakan baru penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras bertujuan untuk melindungi pengusaha penggilingan. Pernyataan itu sejalan dengan adanya informasi sebanyak 40 persen pengusaha kecil penggilingan beras sudah gulung tikar. 

Mendag RI Enggartiasto Lukita mengaku mendapat informasi dari Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi). Enggartiasto mengatakan kebijakan penetapan HET itu bertujuan melindungi pengusaha penggilingan beras.

"Kalau enggak ada kebijakan ini, penggiling kecil akan mati," kata Enggartiasto, usai memberikan kuliah umum di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudi 222 Kota Bandung, Senin 28 Agustus 2017.

Beras, lanjut Enggartiasto, merupakan komoditas utama. Bila tak dikeluarkan kebijakan tersebut, Mendag khawatir terjadi spekulasi menaikkan harga.

Enggartiasto mengatakan akan menindak tegas bila ada pedagang memainkan harga bahan pokok. Pemerintah akan mencabut usaha dagang yang bersangkutan.

"Tapi mayoritas sudah mendukung kebijakan itu dan meminta kebijakan itu diterbitkan," ujar Enggartiasto.

Kemendag RI menerbitkan kebijakan HET beras baru yang bakal berlaku pada 1 September 2017. Adapun kebijakan itu terdiri dari beras medium dipatok seharga Rp9.450 per kilo gram; beras premium dijual Rp12.400 per kilo gram; sedangkan beras khusus dan jenis beras ditetapkan oleh Permentan.


(RRN)