Sebelum Menghilang, Dosen Suryo Membeli Pisau Cutter dan Senter

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 15 May 2017 14:25 WIB
orang hilang
Sebelum Menghilang, Dosen Suryo Membeli Pisau <i>Cutter</i> dan Senter
Ilustrasi orang hilang, Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Bandung: Polisi menduga dosen Suryo Utomo meninggal karena bunuh diri. Dugaan sementara itu muncul setelah mendapat keterangan dari saksi yang menyebutkan Suryo membeli pisau cutter dan senter.

"Tapi ini masih indikasi awal, kami masih tetap menunggu hasil outopsinya yang baru bisa keluar setelah lima hari," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Polisi Yusri Yunus di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Senin 15 Mei 2017.

Indikasi itu menguat, lanjut Yusri, dari bekas luka di tangan korban. Luka menyerupai goresan akibat benda tajam.

"Di nadinya seperti garetan. Selain itu luka di kepalanya juga tidak beraturan," jelas Yusri.

Kasus kematian dosen yang bertugas di School Bussines Management (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) itu ditangani Polres Cianjur. Tim forensik juga masih melakukan pemeriksaan hasil autopsi.

Ayah dua anak itu dilaporkan hilang sejak Rabu pekan lalu, setelah menghantar ibunya ke Terminal Leuwipanjang. Sejak itu pula, kabar Suryo tak diketahui.

Kemudian polisi menemukan mobil Suryo di Cianjur. Beberapa hari kemudian, tepatnya Sabtu 13 Mei 2017, polisi menemukan sesosok mayat mengambang di genangan air Waduk Cirata. 

Baca: Sesosok Mayat Diduga Dosen ITB Ditemukan

Polisi memastikan sesosok mayat itu adalah Suryo. Jarak penemuan mayat dengan lokasi mobil yaitu kurang lebih 15 Km.

Keluarga mengebumikan almarhum di pemakaman umum Cikutra Kota Bandung, Minggu 15 Mei 2017.


(RRN)