Emil Tidak Ingin Warganya Berlebihan saat Malam Tahun Baru

P Aditya Prakasa    •    Kamis, 20 Dec 2018 14:26 WIB
natal dan tahun baru
Emil Tidak Ingin Warganya Berlebihan saat Malam Tahun Baru
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (kemeja putih) mengecek kesiapan anggota pengamanan Natal dan Tahun Baru di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 20 Desember 2018. Medcom.id/ P Aditya Prakasa.

Bandung: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tak akan membatasi masyarakat Jawa Barat untuk merayakan pergantian tahun. Namun dia mengimbau masyarakat Jawa Barat tidak menggelar kegiatan yang berunsur negatif.

"Pada dasarnya kita tidak ingin menghalangi warga bergembira. Tapi indikatornya itu saja, ada potensi negatif atau merugikan yang lain itu yang akan dijadikan ukuran," kata Emil di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 20 Desember 2018.

Saat pelaksanaan hari raya Natal, Emil berharap tidak ada permasalahan yang menganggu kegiatan umat nasrani. Dia mengajak masyarakat Jawa Barat untuk menjaga ketertiban dan keamanan.

"Mengimbau warga lain untuk saling menunjukan rasa kekuatan pancasila untuk mengamankan bila diperlukan. Jadi inilah wajah Pancasila sesungguhnya terjadi di Jawa Barat. Mudah-mudahan semua lancar," ungkap Emil.

Sementara itu di tempat yang sama, Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto menyarankan agar masyarakat merayakan malam pergantian tahun tidak berlebihan. Dia berharap agar perayaan pergantian tahun dilakukan dengan cara mendekatkan diri kepada Tuhan.

"Saya imbau perayaan tahun baru ini lebih baik kita berdoa kepada Allah baik di langgar atau di masjid, itu saya kira lebih baik maknanya dibanding hura-hura di jalan. Tapi yang di jalan itu hak masyarakat kita berikan, tetapi kita imbau mengurangi kegiatan yang bersifat hura-hura," ungkap Agung.

Untuk mengantisipasi adanya gangguan saat Natal dan Tahun Baru, sebanyak 28 ribu personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi Pemerintah Daerah, akan disiagakan. Polisi pun tetap melakukan pengamanan jalur berpotensi terjadi kepadatan dibeberapa titik di Jawa Barat.


(DEN)