Bogor Toleransi Kantong Plastik Hingga Februari 2019

Rizky Dewantara    •    Rabu, 05 Dec 2018 11:49 WIB
kantong plastik berbayarCukai PlastikLarangan Sampah Plastik
Bogor Toleransi Kantong Plastik Hingga Februari 2019
Pengelola supermarket menempel stiker pengumuman penerapan aturan Bogor Tanpa Kantong Plastik (Botak) di Lippo Plaza Ekalokasari, Bogor, Jawa Barat. Antara/ Arif Firmansyah

Bogor: Kebijakan 'Bogor Tanpa Kantong Plastik' yang diterangkan Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) Bogor, berlaku sejak 1 Desember 2018 lalu. Pemkot Bogor memberikan toleransi kepada pengusaha ritel yang masih menyediakan kantong plastik organik sampai Februari 2019.

"Mereka masih punya cadangan plastik untuk tiga bulan ke depan. Ketentuan peredaran di toko modern hingga Februari hanya bagi kantong daur ulang/organik," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor Elia Buntang saat dihubungi Medcom.id, Rabu, 5 Desember 2018.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi melarang penggunaan kantong plastik di sejumlah retail/ toko modern merujuk pada Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 61 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. Sanksi tegas berupa denda hingga pencabutan izin penjualan akan diberikan ke pengusaha toko modern nakal. Sanksi pencabutan izin penjualan merupakan langkah terakhir Pemkot Bogor dalam penindakan.

“Sanksi itu solusi terakhir. Kita akan evaluasi terus kebijakan ini. Dalam Perda pengelolaan sampah, itu sanksinya dari kurungan 6 bulan, denda Rp5 juta sampai pencabutan izin operasi," kata dia.

Dia menyebut aturan ini sudah disepakati pemerintah dan pengusaha ritel. Kantong plastik polos, tidak berlabel dan nonorganik sudah tidak beredar di sejumlah toko modern per 1 Desember kemarin.

"Monitoring terus kami dilakukan untuk memastikan di sejumlah toko modern, khususnya mal dan supermarket yang penggunaan kantong plastik sangat banyak," akunya.

Produksi sampah di Kota Bogor mencapai 650 ton per hari. Sekitar 1,8 ton merupakan sampah kantong plastik dari 300-an gerai. Setiap gerai berkontribusi sekitar 75 kilogram sampah plastik per hari.


(SUR)