Warga Bogor Bisa Daftar Bikin Paspor Via WhatsApp

Antara    •    Senin, 07 Aug 2017 13:02 WIB
paspor
Warga Bogor Bisa Daftar Bikin Paspor Via WhatsApp
Calon pemohon mengantre untuk membuat paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Pusat, 17 Maret 2017, Ant - M Adimaja

Metrotvnews.com, Bogor: Warga Bogor, Jawa Barat, bisa menggunakan layanan pesan WhatsApp untuk mengurusi pembuatan paspor. Layanan tersebut dimulai pada Senin 7 Agustus 2017.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bogor, Herman Lukman, mengatakan layanan tersebut bertujuan mengurangi antrean panjang saat pendaftaran. Bukan hanya Bogor, layanan itu juga digelar di 26 kantor imigrasi di Indonesia.

"Layanan ini dilakukan di kantor imigrasi yang memiliki pemohon paspor 150 per hari seperti Jabodetabek, Yogyakarta, dan Jawa Tengah. Pemohon dapat mendaftarkan diri melalui WhatsApp," kata Lukman di Kantor Imigrasi Bogor.

Layanan itu merupakan inovasi dari Direktorat Keimigrasian, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Layanan itu memanfaatkan perkembangan teknologi.

"Hampir semua masyarakat memiliki telepon seluler yang dilengkapi aplikasi seperti WhatsApp," lanjut Lukman.

Lukman menjelaskan warga dapat mendaftarkan diri cukup dengan mengirim pesan ke nomor WhatsApp imigrasi Bogor yaitu 08111100 333. Caranya yaitu mengetik #Nama#Tgl lahir#Tanggal kedatangan.

"Contoh #Budi#25011987#07082017, lalu kirim ke 08111100333," terang Herman.

Setelah itu, petugas imigrasi akan mengirimkan pesan berupa nomor barcode. Nomor itu berfungsi sebagai nomor booking.

Kemudian, pemohon membalas pesan tersebut. Sehingga pemohon mendapatkan nomor antrean dan jadwal untuk datang ke kantor imigrasi.

"Dengan layanan ini, ada kepastian waktu dan kepastian terlayani bagi masyarakat. Tidak perlu menunggu lama-lama, cukup daftar dari rumah, datang sesuai jadwal yang dikirimkan," kata Herman. 

Herman menyebut mekanisme ini mencegah calo atau joki karena pendaftar wajib menggunakan nomor pribadi. 

Kode booking yang diperoleh saat mendaftar harus diperlihatkan saat datang ke Kantor Imigrasi. 

Pemohon wajib datang 30 menit seelum jadwal telah ditentukan. Bila pemohon datang terlambat pada jadwal yang telah ditentukan kode booking akan hangus. 

"Jika nomor kode booking hangus, silakan mendaftar ulang kembali," katanya seraya menyatakan pemohon wajib membawa dokumen asli dan memastikan semua data diri pada dokumen identik dan sama. 

"Untuk paspor rusak atau hilang tidak dapat diajukan via whatsapp," kata Herman. 

Hari pertama uji coba layanan antrean paspor via WA di Kantor Imigrasi berbeda dari biasanya, tidak tampak antrian pemohon yang membludak.

"Ada kepastian waktu, berbeda dengan sebelum diberlakukan aplikasi ini. Kita harus menunggu lama, untuk mengurus paspor," kata Abdul Kadir pemohon dari Bogor.


(RRN)