Tak Ada Sanksi untuk ASN Jabar tak Masuk Kerja

Jaenal Mutakin    •    Senin, 03 Jul 2017 14:51 WIB
pns
Tak Ada Sanksi untuk ASN Jabar tak Masuk Kerja
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (tiga dari kanan) saat meninjau kantor organisasi perangkat daerah di Pemprov Jabar, Senin, 3 Juli 2017. (Metrotvnews.com/Jaenal)

Metrotvnews.com, Bandung: Sedikitnya 12 dari 766 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Provinsi Jawa Barat, tidak masuk pada hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran. Pimpinan tertinggi pemerintahan Jabar tidak memberi sanksi pada pegawai yang tidak masuk kerja.

Meski ada yang tidak masuk, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengklaim angka kehadiran ASN di jajarannya mencapai 100 persen. "Walaupun ada 12 orang yang tidak masuk kerja, itupun bisa tolelir," ujarnya, usai memimpin apel dan halalbihalal di Gedung Sate, Bandung, Senin, 3 Juli 2017.

Pemilik sapaan Aher itu mengklaim hampir saban tahun tiap usai Lebaran, tingkat kehadiran ASN mencapai 100 persen. Dia menyebut bisa memaklumi ASN tidak masuk lantaran sakit, cuti, atau dinas luar. "Itu dimaklumi," katanya. Aher memastikan tidak memberikan sanksi kepada yang tidak hadir.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengimbau seluruh aparatur sipil negara, TNI, dan Polri agar tak menambah cuti sebelum maupun usai Idulfitri 1438 H. Imbauan termaktub dalam Surat Edaran yang dikeluarkan Menpan RB dengan Nomor B/21/M.KT.02/2017.


(SAN)