Darurat Bencana Longsor di Sumedang Ditetapkan Selama Dua Pekan

Ismail    •    Jumat, 23 Sep 2016 13:50 WIB
tanah longsor
Darurat Bencana Longsor di Sumedang Ditetapkan Selama Dua Pekan
Alat berat membersihkan material longsor di Sumedang, Jawa Barat (Foto: MTVN/Ismail)

Metrotvnews.com, Sumedang: Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang menetapkan status Darurat Bencana terkait longsor yang terjadi pada Rabu 21 September 2016. Status Darurat Bencana itu ditetapkan selama 14 hari kedepan.

"Setelah kami rapat dengan pimpinan yaitu pak Bupati dan beberapa unsur terkait, maka untuk bencana yang terjadi di Sumedang Selatan ini statusnya adalah Darurat Bencana dengan waktu 14 hari. Sehingga penangannya harus benar-benar ekstra," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang Yedi, Jumat,(23/9/2016).

Hingga saat ini, korban longsor masih menempati tempat pengungsian di Gelanggang Olahraga Tajimalela dan lainnya. Mereka belum kembali ke rumah lantaran khawatir longsor susulan.

"Para pengungsi sudah tiga hari di sini (GOR Tajimalela). Yang terpenting mereka di sini nyaman, aman dan sehat," ujar dia.

Berbagai bantuan untuk korban longsor terus berdatangan. Bantuan itu berasal dari instansi, lembaga pemerintah maupun swasta dan perorangan.

"Alhamdulilah untuk bantuan terus berdatangan. Mulai dari makanan, pakaian, kebutuhan anak-anak dan yang lainnya. Namun kami juga masih terus menampung bantuan-bantuan tersebut dari semua pihak karena jika cuaca masih terus hujan dipastikan warga tidak akan dikembalikan dulu ke tempat tinggal mereka," pungkas dia.


(TTD)