Longsor di Puncak Kerap Terjadi

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 03 Apr 2018 13:52 WIB
bencana longsor
Longsor di Puncak Kerap Terjadi
Longsor jalur wisata puncak. (Ant/Yulius Satria Wijaya )

Bandung: Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengevaluasi bencana longsor di kawasan Puncak Pass, di Ciloto, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, pada Rabu, 28 Maret 2018 malam lalu. Longsor dipicu oleh intensitas hujan tinggi. 

"Longsor di kawasan itu sering terjadi, pertama Januari 2009, kemudian tahun 2013, menyusul 2014," kata Kepala PVMBG Badan Geologi Jabar Kasbani di kantor PVMBG Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Selasa 3, April 2018.

Dia mengatakan, dari kejadian longsor pada 28 Maret itu harus segera dilakukan langkah komprehensif dan menyeluruh. Khususnya, di bagian taman dan kolam belakang Puncak Pass Resort yang terdampak longsor. 

"Mengingat luasan dan volume pergerakan tanah yang luas pada area itu, berdekatan dengan pemukiman warga," ungkapnya.

Baca: 3 Bangunan Rusak Parah Akibat Longsor di Puncak

Kasbani mengungkap, penanganan harus dimulai dari penguatan lereng dengan tiang pancang, perbaikan drainase dan sub drainase lereng. 

"Pemantauan juga perlu dilakukan, dengan melibatkan seluruh stakeholder kewilayahan, termasuk Pemda setempat," bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang Mitigasi Gerakan Tanah Badan Geologi PVMBG Jabar Agus Budianto mengungkapkan wilayah Ciloto merupakan daerah aliran air. Sehingga, tambah dia, perlu dipantau bila ada pergerakan tanah. 

"Ini perlu dibuat drainase, namun diarahkan ke wilayah yang landai. Jangan ke lereng longsor karena bisa menyebabkan erosi," kata dia.


(LDS)