Anjing Pendeteksi Bom Disiagakan di Stasiun Cirebon

Ahmad Rofahan    •    Sabtu, 09 Jun 2018 14:36 WIB
Mudik Lebaran 2018
Anjing Pendeteksi Bom Disiagakan di Stasiun Cirebon
Anjing K9 sedang memeriksa keamanan stasiun Cirebon dan barang bawaan penumpang.

Cirebon: Sebanyak 6 anjing pelacak dari K9 Direktorat Sabhara Polda Jabar disiagakan di dua Stasiun yang ada di Cirebon Jawa Barat selama masa angkutan lebaran. Dua Stasiun tersebut yaitu, Stasiun Cirebon dan Stasiun Prujakan Cirebon.

Penempatan anjing pelacak di dua stasiun besar itu karena dua stasiun tersebut, merupakan stasiun yang paling sibuk di Cirebon saat memasuki masa angkutan lebaran. Untuk Stasiun Cirebon, digunakan untuk pemberhentian kereta eksekutif dan bisnis. Sedangkan Stasiun Cirebon Prujakan, untuk pemberhentian kereta kelas ekonomi.

"Enam anjing itu, kita siagakan di dua stasiun, karena stasiun tersebut paling sibuk," ujar Manager Humas Daop 3 Cirebon, Krisbiyantoro di Cirebon, Sabtu 9 Juni 2018.

Jumlah anjing K9 pada masa angkutan lebaran ini, lebih banyak dibandingkan pada masa angkutan lebaran sebelumnya. Pada tahun lalu, dia stasiun Cirebon hanya dijaga oleh empat anjing.

Kris menuturkan, penambahan jumlah anjing K9 yang diturunkan di Stasiun Cirebon, bukan permintaan dari PT KAI. Pihaknya hanya mengirimkan permintaan untuk penjagaan yang dilakukan oleh anjing pelacak.

"Kita tidak sebut minta berapa, dari sana (Polda Jabar ) yang menentukan sendiri jumlahnya," kata Kris.

Enam anjing ini, sambung Kris, lebih banyak memiliki keahlian dalam mendeteksi keberadaan bahan peledak. Adanya kasus bom di beberapa wilayah di Indonesia beberapa waktu lalu, membuat anjing K9 ini sangat diperlukan untuk memastikan keamanan para penumpang dan pengguna jasa kereta api.

"Anjing yang diturunkan, memiliki keahlian untuk mendeteksi bahan peledak," kata Kris.



(ALB)