Penembakan di Pasteur Diduga Dilakukan dari Jarak 100 Meter

P Aditya Prakasa    •    Senin, 03 Sep 2018 15:56 WIB
penembakan
Penembakan di Pasteur Diduga Dilakukan dari Jarak 100 Meter
Ilustrasi penembakan. (Foto: Medcom.id).

Bandung: Pelaku yang menembak HN, 21, di kawasan Tol Pasteur, Kelurahan Husein, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat, akhir Agustus lalu diduga berjumlah dua orang.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Yoris Maulana mengatakan, penembakan dilakukan dari jarak sekitar 100 meter oleh pelaku.

"Korban ditembak dari jarak sekitar 100 meter dari lampu merah simpang Pasteur. Sejauh ini yang sudah kita dapatkan, pelaku menggunakan sepeda motor sebanyak dua orang, mereka berboncengan," kata Yoris di Mapolrestabes Bandung, Senin, 3 September 2018.

Baca: Penembak Perempuan di Pasteur Masih Berkeliaran

Yoris menjelaskan, sejauh ini polisi sudah memeriksa 13 saksi dan delapan Closed Circuit Television (CCTV) untuk mengungkap identitas pelaku.

CCTV yang sudah diperiksa merupakan milik masyarakat. Sementara CCTV Pemkot Bandung hanya satu, yaitu milik Dinas Perhubungan (Dishub) yang dipasang di perempatan Pasteur dekat lokasi kejadian.

"CCTV yang kita dapatkan dari Dishub cuma satu yang ada di Pasteur. Tapi kita sudah mendapatkan CCTV lain dari masyarakat sepanjang jalan mulai dari TKP awal (tempat hiburan) sampai Pasteur," jelas Yoris.

Sebelumnya pada Jumat, 31 Agustus dini hari, HN menjadi korban penembakan OTK usai mengunjungi salah satu tempat hiburan di Bandung, Jawa Barat. Saat berada dalam mobil, OTK menembak ke bagian belakang mobil. Peluru melesat mengenai leher H hingga tembus ke pintu kanan mobil.

Baca: Seorang Perempuan Ditembak di Tol Pasteur


(DEN)