Akses Jalan Dayeuh Kolot-Baleendah Lumpuh Akibat Banjir

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 16 Nov 2017 21:35 WIB
banjirbencana banjir
Akses Jalan Dayeuh Kolot-Baleendah Lumpuh Akibat Banjir
Beberapa wilayah di Kabupaten Bandung diterjang banjir. Foto: Metrotvnews.com / Octacianus Dwi Sutrisno

Bandung: Ketinggian banjir di Kabupaten Bandung terus naik hingga Kamis malam, 16 November 2017. Beberapa titik jalan masuk ke daerah  seperti Baleendah, Bojongsoang, Dayeuh Kolot ikut terendam.

Humas Protokoler Kantor SAR Bandung Joshua Banjarnahor mengatakan meluapnya air sungai Citarum berdampak meluas di seluruh Kecamatan Baleendah hingga ke Bojongsoang, perbatasan Kota Bandung.

"Lalin hampir semua akses Baleendah antara 30/50 cm, dengan kata lain lumpuh total. Luapan Citarum 50cm lagi, bisa sampai jembatan utama," ucap Joshua kepada Metrotvnews.com, Kamis malam, 16 November 2017.

Pasokan air dari semua anak sungai dari Kota maupun Kabupaten Bandung masuk bersamaan ke sungai Citarum sekitar pukul 18.12 WIB. Ini yang menyebabkan air sungan meluber dan menerjang jalan.

Sementara itu, pantauan di lapangan sekitar pukul 20.15 WIB air banjir telah mencapai batas paha orang dewasa, akses jalan masuk dari arah alun-alun Dayeuh Kolot menuju Baleendah dan Banjaran terputus.

"Dari jam 19.00 WIB tadi air sudah naik terus, sampai sekarang kendaraan ga bisa jalan. Tapi banyak kendaraan yang maksa jalan akhirnya mogok," paparnya.

Andi Alfriandi, pengendara motor yang sering menggunakan akses jalur Banjaran-Baleendah-Alun Alun Dayeuh Kolot terpaksa menembus banjir karena takur banjir semakin tinggi.

"Ya mau gimana lagi, saya maksain takut nanti air tambah naik saya malah ga bisa pulang. Banjir tradisi sih jadi sudah terbiasa. Seminggu ini sudah tiga kali saya nembus banjir," pungkasnya.

Pantauan di lapangan, tidak hanya kendaraan motor saja yang memaksa menerobos banjir kendaraan seperti truk dan mobil pribadi juga memaksa masuk jalur banjir.


(SUR)