13 Warga Karawang Tewas setelah Tenggak Miras Oplosan

Ahmad Rofahan    •    Kamis, 05 Oct 2017 11:46 WIB
miras oplosan
13 Warga Karawang Tewas setelah Tenggak Miras Oplosan
Ilustrasi: MTVN/Rakhmat Riyandi

Metrotvnews.com, Karawang: Minuman Keras (miras) oplosan kembali memakan korban jiwa. Tiga belas warga Karawang, Jawa Barat, tewas setelah pesta miras oplosan yang dicampur dengan minuman bersuplemen.

Korban miras oplosan terdapat di dua wilayah yang berbeda, Ciampel dan Klari. Korban jiwa tercatat sejak akhir September hingga 4 Oktober kemarin.

“Awalnya kita mendapatkan info, ada 11 yang meninggal. Di wilayah Polsek Klari lima orang dan wilayah Polsek Ciampel sebanyak enam orang. Namun info terbaru, yang meninggal sudah berjumlah 13 orang,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus, melalui pesan tertulisnya, Kamis 5 Oktober 2017.

Selain mengakibatkan 13 orang tewas, pesta miras oplosan juga membuat delapan warga harus dirawat inap dan dua lainnya dirawat jalan. Kepolisian menangkap dua tersangka penjual miras oplosan maut.

Peristiwa terakhir yang terjadi tersebut bermula saat sejumlah warga melakukan pesta miras oplosan di bengkel milik Karma alias Kardun, Dusun Jrakah Desa Lemahduwur Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang, Selasa 3 Oktober 2017.

Mereka membeli 16 kantung plastik miras oplosan. Akibat mengkonsumsi miras tersebut, dua korban bernama Nandi Hasan dan Nandi Husen bersama Kardun dilarikan ke klinik Lemahduwur.

Korban kemudian dirujuk ke RS. Intan Barokah, Klari, pada Rabu 4 Oktober 2017. “Namun saat tiba di rumah sakit tersebut, kedua korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Sedangkan Karma alias Kardun dalam kondisi kritis,” ujar Yusri


(SUR)