Rel Kereta Jalur Selatan Cirebon Menggantung Akibat Banjir

Ahmad Rofahan    •    Jumat, 23 Feb 2018 12:21 WIB
bencana banjir
Rel Kereta Jalur Selatan Cirebon Menggantung Akibat Banjir
Bantalan rel KA jalur selatang yang menggantung akibat banjir. (Medcom/Ahmad Rofahan)

Cirebon: Meluapnya Sungai Cisanggarung, Kecamatan Ciledugu, Cirebon, mengakibatkan banjir dan meredam jalur lintas selatan kereta. Walhasil bantalan rel menggantung, akibat material batu penahan rel terbawa arus. 

"Berdampak ke aktivitas perjalanan kereta api dari jalur utara,"  kata Humas Daop 3 Cirebon, Krisbiyantoro, Jumat 23 Februari 2018.

Kris menuturkan, air menutupi sejumlah jalur yang berada di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Saat ini, jalur yang tidak bisa dilintasi yaitu jalur lintas selatan antara Stasiun Ketanggungan dan Stasiun Ciledug.

"Jalur tersebut dinyatakan Semboyan 3 (tidak bisa dilewati),” ungkap Kris.

Perjalanan kereta dari arah selatan, mulai terganggu sejak pukul 00:13 WIB dini hari, saat air dari Sungai Cisanggarung mulai meluap dan menutupi rel. 

Pukul 02.00 WIB jalur hulu dari arah Jakarta, tidak bisa dilewati. Sedangkan arah sebaliknya masih bisa dilewati dengan kecepatan 10km/jam.

"Namun pada pukul 02.45, kedua jalur dinyatakan tidak aman," ujar Kris.

Panjang jalur selatan yang terendam mencapai 1.100 meter. Sedangkan rel kereta yang menggantung sepanjang 700 meter. Saat ini, ketinggian air masih mencapai 13 sentimeter dari permukaan rel. 

"Butuh waktu 24 jam (perbaikan), dari pukul 06.00 pagi tadi,” ungkapnya.

Akibatnya, sejumlah kereta mengalami keterlambatan. Jalur kereta juga dialihkan menuju jalur utara, dengan konsekuensi penambahan waktu tempuh selama 1 jam.

"Arahnya memutar dari utara,” tandas Kirs.



(LDS)