Wabah Difteri Menyerang Warga Tak Diimunisasi

Ahmad Rofahan    •    Senin, 04 Dec 2017 14:54 WIB
klb difteri
Wabah Difteri Menyerang Warga Tak Diimunisasi
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Cirebon Dedi Supriatnaris. Foto: Medcom.id / Ahmad Rofahan

Cirebon: Kabupaten Cirebon menjadi salah satu wilayah di Jawa Barat yang sempat merasakan Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri. Difteri sudah terdeteksi sejak tahun 2013.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Cirebon Dedi Supriatnataris menuturkan, banyak faktor yang mengakibatkan terjadinya wabah difteri. Namun, warga yang terpapar kasus difteri di Kabupaten Cirebon lebih kebanyakan tidak mengikuti program imunisasi DT dan Td.

"Kebanyakan karena warga tersebut tidak melakukan imunisasi," kata Dedi di Cirebon, Senin 4 Desember 2017.

Kejadian difteri pertama terjadi pada tahun 2013. Saat itu, dua orang kakak beradik warga Kecamatan Tengah Tani Kabupaten Cirebon, positif menderita difteri.

"Satu diantaranya meninggal dunia," kata Dedi.

Pada tahun 2014, Kabupaten Cirebon bebas dari daftar penderita difteri. Namun, pada tahun 2015, wabah difteri kembali masuk ke Cirebon. Ada empat kasus yang tercatat oleh Dinkes Kabupaten Cirebon pada tahun tersebut.

"Dua warga meninggal dunia pada tahun 2015," ujar dia.

Kasus terbesar terjadi pada tahun 2016, yang mencatat sebanyak 16 kasus. Walaupun tidak ada korban meninggal dunia pada 2016, namun jumlah tersebut membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon bekerja keras untuk menanganinya.

Sedangkan pada tahun 2017, tercatat sebanyak lima kasus difteri di Kabupaten Cirebon. Dari lima kasus itu, satu korban diantaranya meninggal dunia.




 


(SUR)