Museum Diorama Panyawangan Nusantara Resmi Dibuka

Reza Sunarya    •    Rabu, 15 Mar 2017 16:28 WIB
berita purwakarta
Museum Diorama Panyawangan Nusantara Resmi Dibuka
Peresmian Museum Diorama Panyawangan Nusantara (Foto:Reza Sunarya)

Metrotvnews.com, Purwakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, meresmikan Museum Diorama Panyawangan Nusantara, didampingi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan jajaran pejabat Pemkab Purwakarta, Rabu (15/3/2017).
 
Sebelum tiba di Diorama Nusantara yang terletak di Jalan KK Singawinata, rombongan Menko Luhut sempat singgah di Bale Nagri Purwakarta. Kedatangan mereka disambut Terowongan Air di Jembatan Cinta yang menghubungkan Taman Maya Datar dengan Kantor Bupati Purwakarta.

Kemudian, mereka bertolak dari Bale Nagri di Jalan Gandanegara Nomor 25 menuju Jalan KK Singawinata, menggunakan mobil listrik yang dikemudikan langsung oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Dalam kunjungannya ke Diorama Nusantara, Menko Luhut dan Menteri Basuki mengaku terkesan melihat tampilan digital di museum kedua yang dibangun dengan biaya APBD Purwakarta tersebut. Sebelumnya, Pemkab Purwakarta telah membangun Museum Digital Bale Panyawangan Tatar Sunda.

"Model seperti ini saya kira harus dikembangkan juga oleh daerah lain. Saya katakan, Kang Dedi (sapaan Bupati Dedi Mulyadi) berhasil mengelola daerahnya dengan sempurna. Bahkan, luar biasa," ujar Menko Luhut, memuji.

Menurut Luhut, keberhasilan Pemkab Purwakarta dalam menjalankan pembangunan tidak lepas dari peran Bupati yang memiliki visi jauh ke depan. Luhut terkesan dengan keindahan tata kota dan kebersihan di kabupaten terkecil kedua di Jawa Barat tersebut.


Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (Foto:Reza Sunarya)


"Kang Dedi ini punya proporsi pemikiran jauh ke depan. Saya dalam perjalanan ke sini melihat tata kota yang rapi dan bersih, unik karena mengedepankan kebudayaan," ucap Luhut.

Luhut sempat menaiki replika kereta kencana lengkap dengan layar 3D yang menampilkan seluruh ikon Nusantara, mulai dari Jakarta, Aceh, hingga Papua.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menuturkan bahwa museum baru ini harus menjadi salah satu instrumen pendidikan sejarah bagi seluruh masyarakat, terutama pelajar.

Menurut Budayawan Sunda tersebut, ke depan Pemkab Purwakarta akan membangun diorama lain sebagai pelengkap dua diorama yang sudah ada.

"Kita ingin agar seluruh masyarakat senang memelajari sejarah, terutama pelajar. Nanti kita lengkapi dengan Diorama Ibu, Diorama Wayang, Diorama Islam, dan Diorama Keramik," tutur Dedi.

Usai acara peresmian, seluruh rombongan beserta Bupati Purwakarta meninjau Danau Ir H Djuanda, Jatiluhur, untuk melakukan pengecekan program Zero Keramba Jaring Apung bekerja sama dengan PJT II Jatiluhur, di bawah Koordinasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.


(ROS)