Persis Jabar Minta Pemerintah Usir Dubes Myanmar

Roni Kurniawan    •    Kamis, 24 Nov 2016 12:41 WIB
rohingya
Persis Jabar Minta Pemerintah Usir Dubes Myanmar
Massa Persis Jabar beraksi di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis 24 November 2016. Foto-foto: Metrotvnews.com/Roni

Metrotvnews.com, Bandung: Ratusan umat muslim yang tergabung dalam Pemuda Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat berunjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis 24 November 2016.

Aksi tersebut sebagai upaya mengutuk keras dan mendorong pemerintah mengambil sikap atas pembantaian muslim Rohingya oleh otoritas berkuasa di Myanmar.

Demo ini berlangsung sejak pukul 10.00 WIB. Sebelumnya, mereka berkumpul di halaman Masjid Pusat Dakwah Indonesia (Pusdai) Jawa Barat yang berjarak 300 meter dari Gedung Sate.

Selain pemuda, ibu-ibu turut serta dalam ini. Mereka mengenakan seragam hijau khas Persis dan kerudung putih. Dalam aksinya, mereka meminta Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan hadir saat aksi.


Ibu-ibu ikut aksi peduli warga Rohingya

Dalam aksinya, Persis Jabar meminta pemerintah mengusir Duta Besar Myanmar dari Indonesia. "Karena mereka tidak bisa menghentikan pembantaian terhadap saudara kita umat muslim di Rohingya," ujar Ian Hardiana, koordinator lapangan aksi unjuk rasa.

Persis Jabar juga membuka pendaftaran bagi umat muslim yang ingin berjihad ke Myanmar untuk menyelamatkan muslim Rohingya. "Karena saudara kita di sana dibantai. Kita selamatkan mereka," tuturnya

Hingga berita ini tersiar, aksi unjuk rasa masih berlangsung. Bentangan poster dan berbagai tulisan kecaman terhadap militer Myanmar, mereka usung.

Anggota polisi berjaga-jaga membentuk pagar menghadap ke para demonstran. Saat ini demonstran beriringan menuju Kantor DPRD Jawa Barat yang tak jauh dari Gedung Sate.


(UWA)