Pelajar di Purwakarta Belajar Praktikum Biologi Inseminasi Buatan

Reza Sunarya    •    Kamis, 09 Mar 2017 18:33 WIB
berita purwakarta
Pelajar di Purwakarta Belajar Praktikum Biologi Inseminasi Buatan
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menghadiri praktikum biologi dengan dengan pokok bahasan Inseminasi Buatan (Foto:Reza Sunarya)

Metrotvnews.com, Purwakarta: Pada umumnya, praktikum mata pelajaran biologi di sekolah berupa menanam biji kacang atau membedah tubuh katak. Hal berbeda diterapkan di SMPN 2 Pondoksalam dan 29 sekolah lain di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Di sana, hewan ternak sapi dan domba dijadikan objek penelitian untuk mata pelajaran biologi dengan pokok bahasan Inseminasi Buatan.

Salah satu pelajar di sekolah tersebut, Ahmad Zein (15) terlihat antusias mengikuti kegiatan praktikum bersama teman-temannya. Ia mengaku, mendapatkan pengalaman baru setelah sebelumnya diajarkan bercocok taman oleh gurunya di ladang sekitar sekolah.

"Lumayan sulit, tapi seru pak. Sebelumnya, belajar bercocok tanam dan beternak ikan juga, sudah panen dua kali," kata Ahmad Zein, saat ditemui di SMPN 2 Pondoksalam, di Jalan Terusan Kapten Halim, Purwakarta, Jawa Barat.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang turut hadir di lokasi, memberikan arahan kepada siswa. Dia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu cara penerapan pendidikan aplikatif untuk seluruh pelajar di Purwakarta.

Dedi Mulyadi menilai, menanam biji kacang hingga menjadi kecambah, dan membedah tubuh katak merupakan kegiatan praktikum yang tidak aplikatif .

"Ini kami lakukan agar anak-anak memiliki pengetahuan aplikatif, praktikumnya jadi efektif. Selama ini kan cuma urusan biji kecambah dan bedah katak," kata Dedi.

Pelajaran biologi, menurut Dedi, sebenarnya dapat diaplikasikan untuk membangun pertanian dan peternakan. Pengetahuan biologi yang didapat siswa di dalam kelas melalui metode klasikal, dapat diaplikasikan dalam praktikum pertanian dan peternakan.

Target lanjutan pun ia akui tengah disusun berupa tambahan areal praktikum bagi seluruh pelajar di Purwakarta, sehingga ke depan, pelajar di wilayah ini dapat menghasilkan bibit unggul produk pertanian dan peternakan.

"Inseminasi buatan ini hanya awal, ke depan kita tambah areal praktikumnya dengan menyiapkan lahan luas. Pelajar Purwakarta harus mampu melahirkan produk bibit unggul di bidang pertanian dan peternakan," ucap Dedi.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui leading sector Dinas Pendidikan sudah menyiapkan sebanyak 30 sekolah percontohan. Kurikulum di sekolah tersebut sudah disesuaikan dengan karakter wilayah masing-masing.

Sekolah di Kecamatan Wanayasa, Kiara Pedes, Bojong, dan Darangdan difokuskan sebagai basis peternakan domba. Sekolah di Kecamatan Babakan Cikao, Jatiluhur, Sukasari dan Maniis difokuskan sebagai basis peternakan sapi. Sementara, sekolah di Kecamatan Cibatu, Bungursari, dan Campaka difokuskan untuk peternakan domba penghasil susu.


(ROS)