Presiden Disebut akan Menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional

Ahmad Rofahan    •    Rabu, 03 Oct 2018 11:35 WIB
hari santri nasional
Presiden Disebut akan Menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional
Presiden Joko Widodo. MI/Panca Syurkani

Cirebon: Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2018 yang akan digelar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, bakal dimeriahkan dengan Festival Tajug 2018. Kegiatan yang juga bekerjasama dengan Kesultanan Kasepuhan itu, bakal dihadiri Presiden Joko Widodo.

Ketua Panitia Festival Tajug 2018, KH Muh. Musthofa Aqiel Siroj mengatakan, kegiatan akan digelar pada 20-22 Oktober 2018  di Alun-alun Kesepuhan Cirebon, Jawa Barat.

"Insyaallah pada acara puncaknya nanti akan dihadiri Pak Presiden Jokowi. Serta direncanakan 10.000 santri dan takmir masjid hadir serta penampilan Sendatari Lintang Kerti," kata Aqiel dalam keterangan tertulis kepada Medcom.id, Rabu, 3 Oktober 2018.

Aqiel menjelaskan, Islam yang disebarkan para ulama sejak dulu di Indonesia adalah Islam yang santun. Keberadaan tajug dan masjid merupakan tanda kehadiran Islam di Indonesia. Sehingga sejak Islam hadir di negeri ini jumlah masjid dan musala mengalami perkembangan pesat.

Bahkan kata Aqiel, menurut data Kementerian Agama RI terdapat 1 juta masjid dan musala di Indonesia. Jumlah ini pun sangat besar dan merupakan potensi yang sangat dahsyat bila dimanfaatkan secara optimal bagi pembangunan masyarakat.

"Atas dasar itu, PBNU dan Kasepuhan Cirebon memandang penting dan strategi diselenggarakannya kegiatan festival tajug sebagai salah satu ikhtiar menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gerakan memakmurkan masjid dan optimalisasi potensi-potensi Islam demi mewujudkan peradaban dan kebudayaan Islam menuju cita-cita kehidupan masyarakat yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur," beber Aqiel.


(DEN)