Warga Diimbau Tidak Buang Limbah Hewan Kurban Sembarangan

Antonio    •    Selasa, 21 Aug 2018 20:09 WIB
idul adha
Warga Diimbau Tidak Buang Limbah Hewan Kurban Sembarangan
Suasana di salah satu tempat penjualan hewan kurban di Jalan Raya Agus Salim, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 21 Agustus 2018. Medcom.id/Antonio.

Bekasi: Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanikan) Kota Bekasi mengimbau warga tidak membuang limbah pemotongan hewan kurban di sembarang tempat. Limbah hewan kurban harus ditangani dengan baik agar tak membahayakan kesehatan.

"Jangan biarkan darah dan isi perut berceceran karena bisa menimbulkan bau dan membahayakan kesehatan masyarakat," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Distanikan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti di Bekasi, Selasa, 21 Agustus 2018.

Satia mengimbau limbah hewan kurban tidak dibuang di saluran air. Limbah tersebut dapat mencemari lingkungan.

"Limbah hewan kurban bisa diolah, pengomposan, pengolahan menjadi pakan ternak. Jadi sebaiknya limbah hewan kurban dikirim ke tempat pengolahan," ujarnya.

Baca: 130 Petugas Periksa Hewan Kurban di Bekasi

Limbah harus ditimbun di dalam tanah minimal berukuran satu meter kubik untuk sapi seberat 400-600 kilogram dan  minimal 0,3 meter kubik untuk kambing berbobot 25-35 kilogram.

Sebanyak 130 orang petugas pemeriksaan hewan kurban diterjunkan untuk memantau proses pemotongan hewan kurban di Kota Bekasi, Jawa Barat pada Hari Raya Idul Adha, Rabu, 22 Agustus 2018.

Selain dari dinas, petugas pemeriksa yang akan turun untuk memeriksa hewan kurban juga berasal dari kementerian.


(SUR)