Pembegal Mahasiswi di Bandung Ditembak hingga Tewas

P Aditya Prakasa    •    Rabu, 05 Sep 2018 18:49 WIB
pembegalan
Pembegal Mahasiswi di Bandung Ditembak hingga Tewas
Kepala Polda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoro di RS Sartika Asih Kota Bandung, Rabu 5 September 2018, Medcom.id - P Aditya

Bandung: Polisi menangkap pelaku yang membegal mahasiswi bernama Shanda Puti Denata di kawasan Pasupati, Kota Bandung, Jawa Barat. Satu dari dua pelaku itu tewas ditembak karena melawan petugas yang hendak membekuknya.

Kepala Polda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryono mengatakan polisi menangkap Aminatus Sholihin, 24, pada Selasa, 4 September 2018, sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan Pahlawan. Pada pemeriksaan, Aminatus mengakui perbuatannya membegal korban alias eksekutor. Ia juga menyebutkan nama Yonas sebagai pengendara.

Kemudian pada Rabu, 5 September, pukul 04.00 WIB, polisi bergerak hendak membekuk Yonas, 26. Sebelum menangkap Yonas, Aminatus berusaha melawan dan melarikan diri. Sehingga polisi melepaskan tembakan untuk melumpuhkannya. Aminatus meninggal.

Tindakan serupa dilakukan Yonas. Setelah polisi membekuknya, Yonas berusaha melawan. Peluru ditembakkan ke kakinya.

"Saat dilakukan penangkapan, terjadi perlawanan sehingga diambil tindakan terukur. Pelaku yang bertindak sebagai perampas tas meninggal dunia, sedangkan jokinya kita lumpuhkan," kata Agung di RS Sartika Asih, Kota Bandung, Rabu 5 September 2018.

Polisi menyita barang bukti berupa lima ponsel pintar berbagai merk, satu unit Camera merk Nikon type S2800, satu buah tas dengan isi alat kosmetik wanita, dua STNK, dan satu unit sepeda motor merk Honda Beat, warna hitam, Nopol: D-5699-KP.

Agung mengatakan bahwa penangkapan begal ini melibatkan tim khusus yang diisi oleh anggota Polda Jawa Barat dan Polrestabes Bandung.

"Dalam satu minggu dari pengembangan informasi dan berdasarkan CCTV kita hubungkan dengan fakta lain. Dapat diidentifikasi dua pelaku," ucap Agung.

Seperti diketahui, pengungkapan ini berkaitan dengan kasus begal terhadap perempuan bernama Shanda terjadi di Jalan Cikapayang, Kota Bandung pada Kamis (30/8/2018). Mahasiswi tingkat akhir di salah satu perguruan swasta di Kota Bandung itu meninggal dunia akibat pendarahan di kepalanya usai jatuh dari motor saat tas miliknya direbut oleh pelaku di atas motor yang sedang melaju.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap para saksi, tersangka, dikuatkan dengan adanya barang bukti, bahwa  Aminatus dan Yonas patut diduga telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama waktu tertentu paling lama 20 (dua puluh tahun) tahun atau seumur hidup.



(RRN)