Masalah Banjir di Bandung Tanggung Jawab Lintas Daerah

Roni Kurniawan    •    Jumat, 23 Mar 2018 15:56 WIB
bencana banjir
Masalah Banjir di Bandung Tanggung Jawab Lintas Daerah
Warga Jatihandap, Kota Bandung, bekerja sama membersihkan lumpur terbawa arus banjir di Cicaheum, Jumat, 23 Maret 2018, Medcom.id - Roni Kurniawan

Bandung: Penjabat sementara Wali Kota Bandung M Solihin mengaku Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, tidak bisa menanggulangani penyebab banjir bandang di kawasan Cicaheum pada Selasa 20 Maret 2018 silam. Kolaborasi lintas sektoral dengan daerah otonom lain yang memiliki wilayah di Kawasan Bandung Utara menjadi hal utama untuk mengatasi bencana tersebut.

"Untuk penanggulangan banjir jangka panjang di Bandung Raya tidak bisa diselesaikan oleh satu daerah otonom saja, harus masif dan terintegrasi antara Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung," ujsr Solihin Kediaman Dinasnya, Jalan Nyland Kota Bandung, Kamis 22 Maret 2018.

Menurut Solihin, dinas-dinas terkait Kota Bandung telah berupaya untuk menangani dampak banjir yang melanda tiga wilayah Kecamatan di Kota Bandung termasuk kawasan Cicaheum.

"Sejak Selasa kemarin kejadian banjir, kami di Pemkot Bandung dari Dinas kebakaran, DPU (Dinas Pekerjaan Umum), Dinsos, Dinkes telah turun membantu ke lokasi-lokasi terkait," jelas Solihin.

Saat ini pun diakui Solihin, petugas gabungan dari berbagai dinas tengah membersihkan lumpur sisa banjir bandang di Cicaheum. Termasuk sampah yang dihasilkan banjir tersebut mencapai 13 ton.

"Lumpur sudah dibersihkan oleh Diskar PB, material yang diangkut PD Kebersihan sampai Rabu sore kemarin sudah mencapai 13 ton," sambung Solihin.

Penanggulangan dampak bencana banjir bandang ini juga tidak terlepas dari partisipasi masyarakat. Solihin mengapresiasi partisipasi seluruh lapisan masyarakat yang turut serta dalam penanggulangan banjir ini.

"Semua terlibat, termasuk DLHK dan relawan masyarakat yang membantu di lokasi-lokasi, saya juga berterima kasih kepada Pemprov Jawa Barat khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang telah turun membantu kondisi disana," tutur Solihin.

Guna mengantisipasi datangnya banjir susulan, Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung telah melakukan berbagai upaya di wilayah terkait. Salah satunya yakni memperbaiki kirmir yang berada di kawasan Jatihandap, Cicaheum yang sempat jebol akibat banjir tersebut.

"DPU sudah memperbaiki sejumlah kirmir yang pecah, lalu membersihkan lingkungan sekitarnya, dan juga memberikan antisipasi berupa pemberitahuan kepada masyarakat agar tidak terjadi korban hilang apabila banjir datang lagi," pungkasnya.

Ia pun akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah lainnya guna membahas khusus terkait Kawasan Bandung Utara (KBU) termasuk terkait perizinan pembangunan.

"Kami akan segera membahas ini, mencari solusi agar tidak terjadi lagi," tegasnya.



(RRN)