36 Kios di Pasar Cijerah Terbakar

Depi Gunawan    •    Jumat, 08 Dec 2017 17:24 WIB
kebakaran pasar
36 Kios di Pasar Cijerah Terbakar
Seorang korban kebakaran Pasar Cijerah Kota Bandung mengais sisa-sisa barang yang berhasil diselamatkan, Jumat (8/12). Dalam musibah ini, 36 kios di Pasar Cijerah ludes terbakar.

Bandung: Puluhan kios di Pasar Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung terbakar dini hari Jumat 8 Desember 2017 sekitar jam 03.00 WIB. Proses pemadaman sedikit terhambat lantaran pasar telah ramai dengan aktifitas jual beli.

Beruntung, tim pemadam langsung sigap ketika menerima laporan kebakaran. Sehingga dari total 1.611 kios di pasar, yang terbakar hanya sekitar 36 kios saja.

Meski demikian, kebakaran tetap saja menimbulkan kerugian materi yang tak sedikit. Sebab para korban tidak sempat menyelamatkan barang dagangannya karena mereka baru datang ke lokasi setelah kobaran api membesar.

Salah satunya dialami Farida, 48, dia mengaku, kios pakaian miliknya habis dilalap api bersama seluruh isi dagangannya. "Saya enggak sempat menyelamatkan barang karena baru datang sekitar jam 03.30 WIB," kata dia.

Dia tak mengetahui persis asal api. Dia juga bilang, kebakaran kali ini merupakan yang kedua kalinya dialami setelah kejadian serupa juga menimpanya beberapa bulan lalu. "Sekarang hanya pasrah saja, namanya juga musibah," ucapnya.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Yanto, sebelum kebakaran, dirinya baru saja menyimpan barang kebutuhan sembako ke tokonya. Hanya setengahnya saja, barang yang di simpan dalam kios bisa diselamatkan.

"Saya jadi pusing, soalnya barang baru masuk kios. Untungnya masih ada sisa barang yang bisa diselamatkan," ujarnya.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Ferdi Ligaswara mengungkapkan, pihaknya menerima laporan kebakaran Pasar Cijerah sekitar pukul 03.00 WIB. "Sekitar 10 menit kami bergerak menuju ke lokasi dan langsung memadamkan kobaran api. Lokasi yang terbakar berada di tengah-tengah pasar," ungkapnya.

Dugaan sementara, kebakaran disebabkan arus pendek atau korsleting listrik dari salah satu kios sembako. Menurut Ferdi, puluhan kios yang terbakar dialami pedagang sembako, kelontong dan sayuran. Untuk memadamkan api, pihaknya menerjunkan 16 unit mobil pemadam.

"Api dapat dipadamkan kurang lebih selama 30 menit, dilanjutkan pendinginan di lokasi. Kami blokir bagian-bagian tertentu supaya api tidak menjalar ke kios lainnya," bebernya.

Dia menambahkan, saat proses pemadaman berlangsung, pihaknya menemui kendala karena pasar telah ramai oleh pedagang dan pembeli. Atas kejadian ini, total kerugian para pedagang mencapai ratusan juta rupiah.

"Alhamdulilah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka," jelasnya. 


(ALB)