Pansus Angket KPK Konfirmasi ke Sejumlah Napi Korupsi Sukamiskin

Roni Kurniawan    •    Kamis, 06 Jul 2017 13:35 WIB
angket kpk
Pansus Angket KPK Konfirmasi ke Sejumlah Napi Korupsi Sukamiskin
Rombongan pansus angket KPK tiba di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jabar, Kamis (6/7/2017). (Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)

Metrotvnews.com, Bandung: Terpidana kasus korupsi dimintai keterangan seputar pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keterangan mereka bakal dijadikan materi evaluasi Panitia Khusus (Pansus) Angket KPK.

"Meskipun status hukum narapidana, tapi mereka perlu didengarkan, bagaimana proses mereka ketika menjalani pemeriksaan. Kalau sesuai prosedur, ya, bagus. Kita cek dan ricek datang ke mari," kata Masinton Pasaribu, anggota Pansus Angket KPK, di Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat, Kamis 6 Juli 2017.

Masinton datang bersama Ketua Pansus Angket KPK, Agun Gunandjar Sudarsa beserta 14 anggota lainnya. Rombongan tiba di lapas sekitar 10.45 WIB. Mereka langsung menggelar pertemuan tertutup dengan Kepala Lapas Sukamiskin Deddy Handoko di salah satu ruangan.



Menurut politisi PDI P itu, ada sejumlah narapidana dimintai keterangan terkait proses pemeriksaan oleh penyidik KPK. Sebab, sebelumnya banyak laporan masuk ke posko aduan soal kejangkalan yang dilakukan penyidik KPK.

"Ada yang dikasih obat. Ada yang diarah-arahkan juga. Kami melaksanakan semacam konfirmasi," tutur dia.

Ketika disinggung jenis obat yang digunakan, Masinton tak bisa menjelaskan. "Enggak tahu, saya bukan dokter. Tapi informasinya seperti itu," tuturnya.

Kunjungan Pansus Angket KPK ini menjadi rangkaian kegiatan maraton para legislator Senayan tersebut. Sebelumnya, mereka juga menyambangi Badan Pemeriksa Keuangan dan mendapatkan hasil audit KPK oleh lembaga itu.

Pansus ini mencuat usai sejumlah nama anggota DPR muncul dalam penyidikan kasus KTP-el oleh KPK. 


(SAN)