Unjuk Rasa Mahasiswa di Bogor Ricuh

Mulvi Muhammad Noor    •    Selasa, 18 Apr 2017 16:40 WIB
unjuk rasa
Unjuk Rasa Mahasiswa di Bogor Ricuh
Massa PMII Kota Bogor terlibat aksi dorong dengan polisi saat berunjukrasa di depan Balaikota Bogor, Selasa 18 April. (Foto:Metrotvnews.com/Mulvi)

Metrotvnews.com, Bogor: Unjuk rasa puluhan mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di depan Balaikota Bogor, Jawa Barat berlangsung ricuh, Selasa 18 April 2017. Massa terlibat bentrok dengan polisi dan petugas pemadam kebakaran yang menjaga kondusifitas aksi. 

Mahasiswa sempat terlibat saling dorong dengan polisi. Mereka memaksa masuk ke area Balaikota Bogor dengan mendorong gerbang, meski diadang anggota Satpol PP. 

Para mahasiswa kemudian menggelar aksi bakar ban di Jalan Ir H Djuanda, tepat di depan gerbang masuk Balaikota Bogor. Kericuhan kembali terjadi saat petugas pemadam kebakaran memadamkan api. 

"Bima Arya gagal, terlalu sibuk mengurus taman," teriak salah seorang pendemo. 

Ketua PC PMII Kota Bogor, Fahrizal menegaskan, unjuk rasa dilakukan atas kekecewaan terhadap kinerja Pemerintah Kota Bogor selama tiga tahun dipimpin Bima Arya. 

"Tahun pertama dan kedua boleh lah bilang adaptasi, tahun ketiga enggak bisa bilang kayak gitu," kata Fahrizal usai unjuk rasa. 

Fahrizal menyampaikan beberapa poin tuntutan mahasiswa yang mencakup lemahnya progres kebijakan Pemkot Bogor. Di antaranya terkait kurang diperhatikannya kebudayaan, transportasi, dan pengentasan kemiskinan. 

Unjuk rasa sempat mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Ir H Djuanda tersendat. Massa PMII Kota Bogor membubarkan diri dengan tertib. "Satu tahun lagi tidak tercapai, bisa kita pastikan Bima Arya gagal," pungkas Fahrizal. 


(SAN)