Kelompok Buahbatu Rencanakan Aksi 16 Juli

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 12 Jul 2017 21:19 WIB
ledakan bom
Kelompok Buahbatu Rencanakan Aksi 16 Juli
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus menunjukkan barang bukti yang disita dari rumah kontrakan AA. (Metrotvnews.com/Octa)

Metrotvnews.com, Bandung: Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus menegaskan kelompok terduga pelaku teror bom Buahbatu, Bandung, telah beberapa kali mencoba mempraktikkan bom hasil rakitannya.

Menurutnya mereka sempat memasang bom panci di salah satu tempat makan, di wilayah Astana Anyar, pada Mei lalu. Namun bom berdaya ledak 1,5 kilogram itu gagal meledak. (Baca: Kelompok Buahbatu Sempat Pasang Bom di Rumah Makan)

Mereka juga sempat membuat bom panci berdaya ledak 90 miligram di rumah kontrakan AW di Kampung Kubang Bereum, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu. Percobaan berikutnya, mereka gagal lagi. 

"Karena tahu tidak berhasil, akhirnya bom yang sudah dirakit tersebut dibuang ke sungai depan kontrakan AW," ujar Yusri di lokasi penggeledahan rumah kontarakan AA, Kelurahan Margahayu Utara, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu petang, 12 Juli 2017.

Terakhir kali, mereka merakit bom panci yang akhirnya meledak di kamar kontrakan milik AW pada Sabtu malam, 8 Juli 2017 lalu. "Kekuatannya hanya 50 mili, terbilang kecil," kata Yusri.

Setelah eksperimen beberapa kali, kata Yusir, mereka berencana menebar teror pada 16 Juli mendatang. Sasarannya, sebuah kafe di wilayah Braga.

Kelompok ini terkuak setelah bom yang mereka rakit meledak di rumah kontrakan. Polisi telah menangkap AW, AA, dan Kdr atau Qdr. Mereka ditangkap di tiga lokasi berbeda.

Baca: Densus 88 Tangkap Pedagang Bubur di Tasikmalaya

"Ketiga orang ini merupakan jaringan sel-sel JAD Bandung yang belum terstruktur kaitannya," kata Yusri.

Meski begitu, polisi terus menggali kemungkinan keterkaitan kelompok ini dengan kelompok JAD Bandung Raya yang meledakkan bom di Cicendo dan Kampung Melayu, Jakarta. 


(SAN)