Seorang IRT di Cirebon Positif Difteri

Ahmad Rofahan    •    Selasa, 12 Dec 2017 13:47 WIB
klb difteri
Seorang IRT di Cirebon Positif Difteri
Petugas rumah sakit di depan ruang Isolasi RSUD Gunung Jati. Foto: Medcom/Ahmad Rofahan

Cirebon: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati Cirebon merawat seorang ibu rumah tangga (IRT) yang positif terkena difteri. AL, 29, warga Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, merupakan pasien rujukan dari rumah sakit swasta di Cirebon.

AL dirawat di RSUD Gunung Jati sejak Minggu, 10 Desember 2017. Pahmi Budiman, dokter yang menangani, menuturkan AL awalnya memeriksakan diri ke dokter dengan gejala badan panas dan sakit saat menelan.

Saat datang ke RSUD Gunung Jati, tim dokter yang memeriksa menemukan selaput putih yang sudah berdarah di sekitar tonsil (amandel) dan tenggorokan.

"Hasil uji laboratorium menyatakan pasien tersebut positif difteri," kata Pahmi di Cirebon, Selasa 12 Desember 2017.

Dokter juga menemukan bakteri lainnya pada pasien. Hal ini menguatkan dia positif difteri. Namun untuk lebih meyakinkan, pihak rumah sakit akan membawa sampel untuk dilakukan uji kultur di Bandung.

"Sampelnya sudah dikirim, kemungkinan dua minggu hasilnya," kata Pahmi.

Ketua Komite Medik RSUD Gunung jati Oom Nurohmah mengatakan pasien saat ini berada di ruang isolasi. Setelah mendapatkan penanganan,  kondisi pasien sudah mulai membaik dan stabil. Bahkan, bila melihat kondisi pasien, dimungkinkan dalam tiga atau empat hari sudah bisa pulang.

Mengingat prosedur untuk penanganan penderita difteri, pasien akan terus diuji laboratorium dalam sepekan ini. Bila tiga kali hasil tes laboratorium menunjukkan negatif, pasien diizinkan pulang.

"Kondisinya sekarang sudah stabil. Tapi masih dalam penanganan dan pengawasan tim medis," kata Oom.
 


(SUR)